Dua Tahun Perjalanan Blog Brodanang

Bosen lihat Fb sama Twitter begitu-begitu saja, membuat saja rajin mengunjungi blog-blog yang isinya hangat dan menarik. Tiap hari, disela-sela kesibukan kantor, saya sempatkan baca kisah-kisah para blogger itu. Cerita mereka beragam, mulai dari yang ringan, lucu sampai serius. Lama-kelamaan saya mulai suka. Sampai pada akhirnya muncul keinginan untuk memiliki blog juga. Sepertinya kok seru.

Banyaknya ide yang berseliweran di kepala, ditambah lagi waktu luang serta akses internet yang lancar, mendorong saya untuk membuat sebuah blog. Lalu, lahirlah blog ini.

Blog ini saya jadikan sebagai sarana untuk belajar menulis, mencurahkan perasaan, meredakan gejolak jiwa, menjawab kegelisahan  dan melawan kekosongan. Apa saja saya tuliskan ke blog ini. Sepertinya blog ini gagal fokus, gak punya tema khusus. Campur aduk, layaknya gado-gado. Ada kisah tentang pekerjaan, keseharian, satir, kritik sosial, kuliner, olahraga dan jalan-jalan. Kadang serius, kadang garing, tak jarang cuma curhatan tanpa makna. Baca Selengkapnya

Iklan

Mengingat Umur

Gara-gara minggu depan diundang ikut Family Gathering, saya jadi ingat umur. Lho kok? Iya, kata Bos, acara itu sekaligus merayakan ultah 10 orang karyawan yang lahir di bulan Agustus. Buat seru-seruan aja. Ceritanya kantor mau bikin acara ulang tahun berjamaah, biar pahalanya lebih banyak, lebih ngirit pula ongkosnya, bisa patungan. Dan saya salah satu orang yang berulang tahun. *cie kasih kado dong kak…*

Tahun ini saya memasuki usia ke 30. Tepatnya tanggal xx nanti. Belum terlalu tua sih, tapi gak muda-muda amat. Tidak sedikit pula yang mengira usia saya 25. Mungkin mereka khilaf. Dan saya biarkan saja, menikmati kekhilafan mereka. Namun bagaimana pun juga, umur tetap tak bisa dibohongi.

Sejujurnya bukan cuma momen ulang tahun yang menyadarkan kalau saya gak abegeh lagi. Ada beberapa hal yang membuat saya harus menerima kenyataan bahwa semakin hari saya semakin menua. Ini dia: Selengkapnya