Perlu Gak Upgrade Sepeda?

bro

Semenjak pertama kali beli, sepeda saya tak pernah di-upgrade.
Kenapa? Karna buat saya, segitu aja udah cukup. Bahkan lebih. Framenya kuat dan lumayan ringan, speednya juga gak jelek-jelek banget.

Rasa cukup inilah yang akhirnya membentengi saya dari segala godaan untuk ingin lebih. Ganti groupset lah, sadel, ban atau pun hub jangkrik. Tahu sendiri kan, ongkos upgrade kalau diturutin bisa lebih mahal dari harga sepeda itu sendiri.

“Keinginan adalah sumber penderitaan”

Ya, sejatinya kita memang tak pernah puas dengan yang sudah kita miliki. Kita memandang apa yang ada pada orang lain, nampak lebih indah. Gak cuma urusan sepeda sih. Soal asmara, harta atau pun karir . Makanya tak sedikit orang yang akhirnya selingkuh, korupsi, dan menjilat demi memperturutkan hawa nafsunya.

Maka hamdalah banget jika kita bisa mengendalikan diri. Tahu kapan saatnya harus berhenti. Tahu apa saja yang esensial dan bernilai yang layak diperjuangkan. Ngerti mana yang tak relevan, yang nantinya justru akan menjadi beban.

Saat hasrat untuk nambah sepeda atau upgrade begitu menggebu, biasanya saya salurkan dengan nonton Youtube yang isinya dunia pergowesan. Tentang review sepeda serta kisah-kisah seru gowes bareng komunitas. Paling mentok, checkout spare part sepeda di toko online, tapi gak pernah dibayar. Gini aja udah seneng.

Jadi gimana nih, boleh upgrade gak?
Boleh banget, asal ada duitnya dan ntu sepeda bakalan rajin dipakai. Ya buat olahraga ataupun sebagai alat transportasi. Bukan hanya disimpan. Bukan hobi sesaat yang anget-anget tai ayam.

Jangan pernah upgrade hanya karna gak kuat sama omongan teman komunitas atau demi pansos. Gak perlu sok-sokan. Jadilah dirimu sendiri tanpa berpura-pura. Belajar menerima diri apa adanya.

Salam gowes. Satu sepeda, sejuta sahabat.

Edz-1EBUwAApzzB

Review: Sepeda Thrill Cleave 1.0

Membeli sepeda itu tak ubahnya menentukan pasangan. Tanpa pertimbangan yang matang, kita bisa salah pilih.

Hanya karena bentuknya cantik keren, warnanya lucu; lalu dengan mudahnya jatuh hati. Dan kita pun tertipu.

Faktor utama dalam menentukan sepeda yang bakal kita pakai adalah fungsinya. Mau buat gaya-gayaan, dipakai bike to work atau buat cross country.

Dari pilihan ini aja, kita udah dibuat bingung. Ada city bike, road bike dan mountain bike. Maka, kenali kebutuhanmu. Maunya yang gimana. Dari awal, saya naksir MTB. Buat main di lintasan tanah becek OK, di jalanan aspal juga gak masalah.

Berikutnya adalah soal harga. Yang duitnya segambreng, tentu gak masalah. Sepeda seharga 15 juta pun masih dirasa kurang. Tapi kalau kantong cekak, pilihan jadi terbatas.

Namun demikian, jangan berkecil hati. Sepeda dengan harga murah bukan berarti hina.

Yang jauh lebih penting adalah siapa di balik sepeda itu. Selama kamu jago di tanjakan, piawai di medan offroad, serta punya endurance kuat; kamu hebat.

Tak usah memaksakan diri demi gengsi hingga akhirnya kebablasan, melebihi budget yang disiapkan.

Dari beberapa pertimbangan di atas, akhirnya saya mantab meminang Thrill Cleave 1.0

Dengan frame alloy, sepeda ini kuat, tahan karat dan terasa ringan. Sangat nyaman dikendarai meski di rute menanjak. Saya memilih frame ukuran L, pas untuk postur tubuh yang tingginya 171 cm.

Bentuk frame yang sederhana dengan balutan cat hitam doff, serta permainan warna biru oranye; makin menguatkan kesan elegan dan agresif. Laki banget dah.

Pemindah gigi depan dan belakang adalah Shimano Tourney. Depan tiga speed, belakang ada delapan speed. Shimano merupakan spare part sepeda dari Jepang dengan mutu yang berkualitas.

Sistem pengoperan gigi mudah. Cukup dengan jari jempol dan telunjuk. Ada kan yang pemindah giginya seperti Vespa lama, harus diputar seperti gas.

Ban sepeda ini berukuran 27,5 x 2,10. Membuat sepeda ini nampak bongsor. Rem depan dan belakang sudah menggunakan hidrolik. Pakem, aman buat berkendara di turunan.

Meski sadelnya kecil, gak bikin pantat sakit kok. Agar lebih nyaman, saya biasa menggunakan celana sepeda yang ada busanya. Lebih empuk.

Overall, performa sepeda MTB hardtrail ini cukup impresif. Dengan harga 3,75 juta dan spek yang cukup memadai, sepeda ini siap untuk diajak bersenang-senang.

Salam gowes. Satu sepeda, sejuta sahabat.

SPESIFIKASI THRILL CLEAVE 1.o

Frame : Premium AluminiumW / Sport Trail Geometry, Internal Cable Routing
Fork : Zoom 525D-AMS-MLO 100MM Travel
Shifter : Shimano Altus SL-M310 3x8SP
Front Derailleur : Shimano FD-TY700
Rear Derailleur : Shimanao RD-TX800
Brake Set : Shimano Hydraulic BR-M315
Crank Set : Thrill CN60 42/32/22T x 170MM
Cassete : Shimano CS-HG31 11-32T 8 SP
Saddle : THRILL XC
RIMS : Alloy Double WAll
Tires : Thrill 27.5″ x 2.10″
Spokes : Stainless Steel
Extras : Centre Kickstand, Chainstay protector

 

Apa Sih Asyiknya Bersepeda?

Akhir pekan tlah tiba. Ini adalah saat yang paling dinanti siapa pun -karyawan, eksekutif muda, wanita karir, anak sekolah, pensiunan, ibu rumah tangga, – setelah berjibaku dengan rutinitas yang membosankan. Ada waktu untuk jeda sejenak, rehat sesaat, memanjakan diri dengan aktivitas yang berbeda. Tergantung kondisi keuangan.

Kenapa mesti bawa-bawa keuangan segala? Yah kita harus realistis. Pengennya sih jalan-jalan, shopping, piknik, wisata kuliner, nyalon, spa, me time, tapi itu perlu modal gak sedikit, kalau lagi bokek ya gak bisa dipaksakan.

Baca lebih lanjut