Apakah Kita Benar-Benar Butuh Motivator?

Sudah beberapa kali pabrik tempat kerja saya ngadakan acara-acara motivasi. Meski gak terlalu berminat, seluruh karyawan wajib ikut. Biar semangat kerja, kata Bos.

Terakhir yang saya ingat adalah acara malam renungan. Di sebuah aula, karyawan dikumpulkan. Duduk melingkar sambil memegang lilin. Lampu dimatikan. Suasana dibuat dramatis.

Lalu, pembicara memulai aksinya. “Ingatlah orang tuamu, ayah dan ibumu. Bayangkan…, bayangkan mereka” suaranya mulai terisak. Mungkin ini trik agar peserta merasa haru dan menangis. *suruh saja lihat buku tabungan, pasti nangisnya lebih kenceng #eh

Saya coba mengamati teman-teman, kok belum ada yang nangis. Saya colek teman di sebelah “Ayo nangis bro. Kasihan pematerinya” Teman saya malah ngelus perutnya, ngasih kode kalau dia kelaparan. Yang sebelah lagi malah terpejam, tertidur karna kecapekan seharian kerja.

Baca lebih lanjut

Iklan

List Lagu Asyik Buat Menemani Kerja

Seharian terjebak dalam kubikel kantor dengan setumpuk kerjaan, serta rutinitas-rutinas lain yang membosankan tentu bisa bikin stress. Harus pinter-pinter  menyiasati agar energi kita tak mudah terkuras dan kerjaan juga beres. Salah satu cara yang saya lakukan adalah dengan mendengarkan musik sembari bekerja. Biar lebih semangat, lebih fokus dan lebih rileks. Musik apa saja, kecuali dangdut. Gak suka aja. Lucu juga sih, masa sebagai pemuda kekinian hobinya dangdutan.

Dan ternyata berdasar hasil survei, mendengarkan musik saat bekerja bisa meningkatkan produktivitas. Sebanyak 88% responden menyatakan bekerja lebih akurat saat mendengarkan musik dan 81% lainnya menyatakan bisa bekerja lebih cepat ketika diiringi musik. Jenis musik pun berpengaruh juga. Musik pop cocok didengerin saat kita menyelesaikan pekerjaan yang butuh kecepatan dan akurasi.  Sementara musik klasik bagus menemani kita menuntaskan pekerjaan yang penuh kompleksitas.

Dan kalau lagi suka sama sebuah lagu, kebiasaan saya adalah memutarnya berulang-ulang. Sampai teman sebelah meja jadi apal lagu itu. Ada banyak lagu kesukaan saya, beberapa diantaranya adalah berikut ini. Lagunya kalem-kalem, seperti saya. Selamat menikmati.

1.  Endah n Rhesa ~ Untuk Dikenang

Lagu ini dibawakan pertama kali oleh Jikustik pada tahun 2003, dan sempat menduduki tangga lagu tanah air. Tapi saya lebih suka versi akustik yang ini, feel ya lebih dapet. Saat mendengarnya, jadi ingat kenangan-kenangan indah yang pernah terlewati. Kangen orang tua, saudara dan sahabat.

Ingat Aku Saat Kau Terasing
Dalam Gelap Keramaian Kota

 

2. Passenger ~ Let Her Go

Pertama kali tahu lagu ini karna sering denger di situs musik online. Karakter suara yang unik membuat saya tertarik untuk mencarinya di Youtube. Liriknya pun dalem banget, mengingatkan kita agar mensyukuri apa yang telah kita punya dan menjaganya sebaik mungkin sebelum kita kehilangan.

Well, you only need the light when it’s burning low,
Only miss the sun when it starts to snow,
Only know you love her when you let her go.

3. Tulus ~ Jangan Cintai Aku Apa Adanya

Lirik lagu ini aneh, kok minta jangan dicintai apa adanya. Padahal sebagai lelaki normal, saya ingin dicintai oleh pasangan saya dengan apa adanya. Dengan segala kekurangan dan kejelekan yang saya miliki. Sepertinya Tulus ingin mengatakan begini dengan cara begitu. Eh video klipnya keren banget lho.

Kau terima semua kurangku
Kau tak pernah marah bila ku salah
Engkau selalu memuji apapun hasil tanganku
Yang tidak jarang payah

Jangan cintai aku apa adanya. Jangan….

4. Cold Play – Fix You

Lagu ini menceritakan tentang kesendirian dan kesedihan. Dan saat sedang terpuruk seperti itu, kita butuh sesorang untuk mau diajak mendengarkan dan berbagi. Perhatikan liriknya. Menyentuh. Tapi menurut saya lagu ini gak cengeng dan lebay. Ada motivasi yang diselipkan di lirik lagu ini.

When you try your best but you don’t succed
When you get what you want but not what you need

5. Payung Teduh ~ Untuk Perempuan Yang Sedang Dalam Pelukan

Butuh beberapa kali dengerin lagu ini, baru bisa ngeh dan akhirnya jadi suka. Musiknya kalem agak ngejazz. Liriknya punya nilai sastra yang keren, semacam puisi para pujangga. Ini yang bikin saya makin suka. Semua lagu Payung Teduh memang bener-bener punya efek meneduhkan saat didengarkan.

Tak terasa gelap pun jatuh
Diujung malam menuju pagi yang dingin
Hanya ada sedikit bintang malam ini
Mungkin karena kau sedang cantik-cantiknya

Habiskan Jatah Gagalmu

Pernah gagal? Gagal apa saja deh. Gagal menurunkan berat badan, gagal dapat beasiswa, gagal nyobain resep baru, gagal nyaleg, gagal menyunting pujaan hati sampai gagal move on. Padahal usaha sudah maksimal, sayang hasilnya minimal.

Bagaimana rasanya?
Sedih… pastilah
Kecewa… tentu
Malu…. apalagi yang ini.
Rasanya pengen ada seseorang yang memeluk dan mengusap air mata kita. *puk puk puk

Tapi karna orang lain juga sibuk dengan urusannya sendiri dan tak sempat menenangkan hati kita yang remuk redam, mari menghibur diri sendiri. Biar tak terlalu lama tenggelam dalam kegagalan.

Jadi begini, yang namanya kegagalan itu biasa, bukan akhir dari segalanya. Bukan pula cobaan maha dasyat yang harus diratapi berhari-hari. Ndak perlu pamer kesedihan agar dikasihani, seolah-olah kita ini orang yang paling menderita. Pemerintah yang isinya orang-orang hebat saja juga gagal. Gagal mensejahterakan rakyatnya, gagal bikin kurikulum. Apalagi kita. Baca Selengkapnya

Rileks Sejenak, Menjaga Gairah

Tandanya  kita masih manusia adalah terkadang bersemangat, kemudian lemah letih loyo di lain waktu. Gak semangat lazimnya karna dead line kerjaan, kangen sama yayang, tanggal tua atau berantem sama kawan. Biasa itu, manusiawi. Tapi kalau lebih banyak gak bergairah, banyak murungnya, itu perlu diwaspadai.

Semangat terus juga gak mungkin. Emang robot.

Saya pernah mengalami situasi seperti ini; tiba-tiba males, bosen, uring-uringan gak jelas, bete, padahal saldo ATM masih banyak ada lho. *sombong*

Meski di tempat kerja sudah dibriefing, disuruh teriak yel-yel, tetep aja gak mempan. Mungkin hati saya mengeras, atau bisa jadi karna briefingnya formalitas aja. Kayak politisi, nyuruh anak buah begini begitu, eh yang nyuruh teryata omdo. Cuma mengatakan sesuatu yang tak pernah dikerjakan. Jadi ya masuk telinga kiri, keluar telinga kanan. *sorry to say*

Gak semuanya sih. Ada juga briefing yang menarik. Keren, benar-benar memotivasi. Meski sebentar, tapi  yang disampaikan masuk ke hati. Sejuk mendengarnya. Ada.

Seorang kawan pernah menasehati saya. Katanya agar motivasi selalu terjaga, gak harus nunggu pengaruh dari orang lain. Banyak hal-hal sederhana yang bisa membuat kita relaks, tenang dan kemudian antusias dalam menjalani kehidupan ini. Berikut ini beberapa hal yang layak untuk dicoba :

Baca Selengkapnya