Ahok; Berani Beda

Sedikit-sedikit saya berusaha untuk mengerti dunia politik dan mengikuti perkembangannya. Bukan acuh tak acuh. Ini adalah bentuk kepedulian saya terhadap bangsa dan negara. Pengen jadi warga negara yang baik *halah*

Kabar yang paling gres adalah tentang RUU Pilkada. Sebagian partai & kalangan ingin Pemilihan Kepala Daerah dipilih melalui DPRD. Alasannya Pilkada langsung itu budaya barat, sistem liberal.

Dan ini menuai kontroversi. Ada yang setuju, ada yang menolak. Masing-masing kubu keukeuh dengan pilihannya, punya dasar dan dalil. Tunggu saja, pasti mereka berantem, setidaknya di dunia maya.

Yang menarik perhatian saya bukan RUU ini. Mau dipilih langsung, mau dipilih DPRD, silakan saja, saya ngikut. Toh nasib saya tidak bergantung di situ. Mau dipilih langsung atau lewat DPRD, terserah, pokoknya yang korupsi masuk neraka.

Saya justru lebih terkesima dengan sikap Ahok yang berani mengundurkan diri dari Gerindra. Sebenarnya gak cuma Ahok sih. Ridlwan Kamil, Tri Rismaharini, Busyro Muqoddas, Irman Gusman juga gak setuju Pilkada dikembalikan ke DPRD.
Milih istri aja milih sendiri, gak perlu diwakilkan.

Ahok gak munafik. Dia lebih pro rakyat. Begitu ada yang tidak sesuai dengan prinsipnya -tentunya yang dianggap benar- Ahok berani melawan, mesti pada akhirnya dikatakan kutu loncat, kutu busuk yang tak punya etika dan tata krama.

Baca Selengkapnya

Iklan

Prinsip Hidup

Prinsip hidup, apaan tuh?
Semacam Moto?
Kayak semboyan?
Yel-yel?
Mirip kata-kata Om Mario Teguh?

Hmmm, panjang kalau dijelaskan di sini. Tapi saya yakin, setiap kita pasti punya prinsip yang jadi pegangan dalam menjalani kerasnya kehidupan ini. Mulai dari prinsip yang sederhana sampai yang rumit untuk dimengerti. Dari wejangan orang tua, dari kitab suci, dari quotes orang-orang bijak atau bahkan buatan sendiri.

Selengkapnya

Objek Penderita

sekolah-anak-sd

Di setiap episode pertemanan, di sekolah, di kampus, di tempat kerja, selalu saja ada kawan yang menjadi objek penderita, jadi bahan olok-olokan, di-bully, di-ceng-cengin. Apapun itu, pokoknya dia selalu jadi bahan kalah-kalahan. Kamu punya teman yang kayak gitu gak?
Kasihan ya.
Kenapa hidup ini begitu kejam, mungkin itu pertanyaan yang muncul dari si objek penderita.

Kalau menurut penerawanganku, ada beberapa hal yang membuat seseorang itu jadi Objek Penderita. Ini dia :

Pendiam
Terlalu pendiam, kuper, gak berani melawan, akhirnya ya diisengin teman-teman. Coba kalau yang ngebully dilawan habis-habisan, hajar, banting, pasti besok gak digangguin lagi. Atau bisa-bisa gantian dia yang jadi pembully

Lebay
Orang sering gregetan liat tingkah yang lebay, maka membully adalah cara untuk ngasih pelajaran si anak lebay ini. Biar tahu rasa, biar gak belagu lagi.

Kutukan
Sebenarnya orangnya baik, gawul, asyik diajak ngobrol dan berteman, tapi tetap saja jadi korban bullying. Nah mungkin ini adalah kutukan, bawaan orok.

Itu sih menurutku, kalau menurut kalian ada lagi gak?