Selamat Bekerja Pak Jokowi

_78388944_024393822-1

Senin, 20 Oktober 2014. Sebagian orang menganggap hari ini penting, sebagian menganggap biasa, sebagian lainnya bahkan tak peduli. Ya…hari ini ada pelantikan Presiden dan Wakil Presiden. Mungkin akan menjadi sejarah penting bagi bangsa Indonesia, sebab pemimpin baru telah lahir.

Banyak rakyat menitipkan harapan pada duet Pak Jokowi dan Pak JK. Meski tak sedikit yang mencela, mencibir, mencemooh, karna (masih) sakit hati dengan hasil Pilpres. Masih belum legowo, masih suka nyinyir lantaran punya pemimpin bukan dari golongannya, bukan dari partainya, bukan idolanya. Jangankan jadi Presiden, bagi para lawan politik, Pak Jokowi lahir ke dunia saja itu sudah kesalahan besar.

Tapi begitulah kehidupan, semua tak mungkin sama. Selalu ada dua sisi yang berseberangan. Ada pro kontra, ada pendukung ada pembelot, ada pemuja ada pula pendengki. Siapa pun Presiden negeri ini, Wiranto kah, Surya Paloh kah, Saiful Jamil kah, Fahri Hamzah kah, Abu Rizal Bakrie kah atau Haji Lulung, orang-orang seperti itu akan tetap ada. Haters gonna hate. Baca Selengkapnya

Iklan

Copras Capres

Pilpres ini seru juga ya. Mendadak muncul pengamat-pengamat politik karbitan, ulasannya tajam, menusuk, menyayat bagai silet.

Di kantor, di warung kopi, di pasar, di pangkalan ojek, semua ngomongin Jokowi dan Prabowo. Mendukung sejadi-jadinya, pake ayat, pake hadis. Padahal bukan anggota Partai, bukan Tim Sukses, bukan keluarga pula.

Boleh saja dukung mendukung, yang penting jangan saling menjelekkan, saling menjatuhkan. Rasanya kok gak pantas.Malu kan, sudah terlanjur memaki, sudah kepalang mencaci, eh nanti akhirnya koalisi juga. Makanya mencintai sewajarnya, membenci pun juga sewajarnya. OK

Jadi, kamu dukung siapa, Jokowi atau Prabowo? Atau jangan-jangan kamu dukung yang ini

cak lontong