Paralayang; Menaklukkan Rasa Takut

Sebuah kegembiraan buatku, akhirnya bisa terbang paralayang. Sesuatu yang pernah kumasukkan dalam wish list beberapa tahun yang lalu.

IMG_0911

Dari puncak bukit itu aku akan terbang paralayang

IMG_0926

Pemandangan kota palu dari ketinggian 1100 m

IMG_0933

Lokasi take off paralayang. Ada jurang dan gunung di depannya

Ini bukan tentang kenekatan menantang gravitasi. Semua sudah dipersiapkan dengan matang, diperhitungkan secara teliti dan diantisipasi. Ini adalah sebuah keberanian, menguji nyali agar tak mudah ciut, menyingkirkan rasa takut yang sering membuat bergidik.  Karna cepat atau lambat, kita harus menghadapi ketakutan kita. Kita sendirilah yang mampu mengatasi rasa takut. Dan tak sepantasnya kita takut pada selain-NYA. Baca Selengkapnya

Berbuka Di Mall

Tanpa disadari, mall telah menjadi rumah kedua bagi sebagian kalangan. Jalan-jalan, cuci mata di mall. Beli baju, beli sembako di mall. Ngopi di mall, makan di mall. Nyalon di mall. Karaoke di mall. Ngadem di mall. Rekreasi dan olahraga juga di mall. Bahkan ada yang dari pagi hingga malam hari di mall terus. *itu sih karyawan mall keles

Bisakah kita hidup tanpa mall? Jawabnya bisa banget. Ini bukan kampanye anti mall lho. Ngemall syah-syah saja, asal tak berlebihan. Kalau seminggu sampai 2 kali, ini tak baik untuk kesehatan kantong. Ingat, tidak semua persoalan hidup bisa diselesaikan dengan belanja.

Mall mendorong kita untuk lebih konsumtif. Tadinya gak niat beli apa-apa, cuma window shopping, pulang ke rumah malah bawa banyak tentengan. Agar tidak lebih boros saat di mall, berjalanlah lebih cepat dari biasanya dan bawalah daftar belanja. Gak usah tengok kanan kiri, jangan mampir-mampir ke etalase. Pokoknya harus fokus. Fokus. BacaSelengkapnya

Kelakuan Penumpang Pesawat

Kelakuan penumpang pesawat ternyata sama saja, tak peduli maskapai mahal maupun murah. Sempat terbayang penumpang maskapai mahal lebih tertib, lebih terpelajar, tapi ternyata ya gitu deh. Saya membuktikannya tadi pagi.

Ceritanya saya dapat tugas Dinas Luar ke ibukota. Demi kenyamanan dan keamanan saya memilih naik Garuda. Airline terbaik di negeri ini. Mumpung dibayarin juga sih. Karena jarang-jarang naik pesawat mahal, terbesit keinginan untuk mengabarkan hal ini ke semua orang, biar dunia tahu.

Baru saja mau update status dan check in di Foursquare, tiba-tiba ada malaikat baik yang berbisik :
Baca Selengkapnya

Jalan-Jalan Ke Air Terjun Wera

Blusukan tak hanya untuk para pejabat, kita pun bisa juga. Seperti pagi itu, saya dan beberapa LDR-ers memilih menghabiskan long weekend dengan blusukan ke alam bebas. Masuk ke hutan, menyusuri sungai, mendaki bukit-bukit curam, menuju air terjun Wera di Kabupaten Sigi.

Blusukan yang seperti ini jauh lebih membahagiakan dari pada jalan-jalan ke mall, menghabiskan pundi-pundi rupiah demi menuruti nafsu belanja yang sulit dibendung. *halah ini sih alasan karna bokek di tanggal tua.

Menurut seorang psikolog, ada beberapa tips untuk bahagia. Diantaranya adalah rajin bersyukur, rutin berolahraga, perbanyak makan buah dan sayur, bertafakur (meditasi) serta bersahabat dengan alam. Baca Selengkapnya

Malam Minggu, Makan Di Mana?

Sebagai warga kelas menengah ngehe, saya pernah tergiur untuk merayakan malam minggu dengan gaya hidup sok modern. Apalagi jika masih tanggal muda, godaan itu susah ditepis. Jalan-jalan dari mall ke mall, traveling, shoping dan makan-makan di luar. Meski setelah itu sering lahir penyesalan-penyesalan yang tiada tara. Wah tahu segini habisnya, mending duitnya buat beli pampers si kecil aja.

Tapi begitulah, penyesalan selalu datang belakangan. *kalau di depan namanya pendaftaran* Ngomong-ngomong soal makan di luar, berikut ini ada beberapa panduan memilih tempat makan :

1. Jangan makan di restoran yang sepi pengunjung. Dijamin makanannya gak enak, mahal pula.

image

2. Jangan makan di restoran yang pelayanannya luama banget. Bisa mati gaya di situ.

image

3. Jangan lagi ke restoran yang seenak apapun menunya tapi ada rambut yang ikut tersaji di makanannya.

image

4. Jangan makan di restoran yang sudah mahal bayarnya, tapi kita harus berdiri antri ambil makanannya sendiri.

image

5. Jangan pesen menu yang kita bisa bikin sendiri di rumah. Bisa jadi enakan masakan kita.

NASI GORENG2

6. Jika perut masih belum bisa go international, jangan pesen makanan yang aneh-aneh, nanti malah sakit perut. Pilih saja menu lokal, tempe penyet misalnya.

image

7. Terakhir dan ini adalah bagian paling penting; jangan makan di restoran manapun, jika gak punya uang. Gak perlu maksain pakai kartu kredit. Mending ke rumah teman atau datangi kondangan.

image

Namun demi ketahanan finansial yang lebih tangguh, saya menyarankan untuk makan di rumah. Menikmati masakan istri yang diolah dengan istimewa, paduan antara bumbu-bumbu dapur pilihan, cinta dan kasih sayang.

Selamat bermalam minggu, apa menu malam ini?