Bohongi Istri Karna Hobi

Untuk menjaga keharmonisan keluarga, dibutuhkan keterbukaan dalam segala hal. Termasuk soal keuangan. Yang kadang dianggap sepele tapi ternyata bikin pasangannya uring-uringan adalah pengeluaran secara diam-diam. Bisa untuk hobi ataupun hal-hal remeh lainnya.

Berbagai modus agar tak disewotin istri.
Beli mainan, label harganya dicopot. Notanya diubah, dengan harga lebih murah. Dikirim ke kantor, biar gak ketahuan pasangan. Dititipin ke teman agar diberikan seolah-olah hadiah.

Sering kan kita lihat istri marah gara-gara suaminya suka jalan-jalan, olahraga extreme, beli gundam, modif kendaraan dan upgrade kamera. Atau sebaliknya, suami geram karna istri berkali-kali beli tas, sepatu, parfum dan sebagainya.

Padahal bagus aja lho, laki main action figure, upgrade sepeda. Daripada main cewek atau mabuk-mabukan. Hobi yang mahal tak jarang justru bikin semangat cari duit.

Yang bikin masalah kan ketika untuk kondisi keuangan belum stabil, buat kebutuhan pokok aja masih ngos-ngosan, lha kok malah beli macem-macem yang gak penting. Ini namanya gak bijak. Harus ada prioritas. Toh itu semua hanya kebutuhan tersier. Gak dipenuhi pun gak bikin kita mati.

View this post on Instagram

Beli mainan, alasannya buat si kecil. 😁

A post shared by Danang Budiarto (@bro_danang) on

Yang bikin nyesek lagi, untuk mendapatkan semua mainan atau hiburan itu terpaksa harus berdusta. Sedemikan galaknya kah pasangan kita, hingga harus kucing-kucingan. Apa bener dia gak pengertian, gak bisa memahami kita? Padahal kepercayaan adalah dasar terpenting dalam setiap hubungan.

Perempuan itu feelingnya kuat loh. Dia tahu bila sedang dibohongi, meski kita kaum lelaki sudah berusaha ngasih pembenaran penjelasan. Wanita punya 1001 cara untuk membuat pria merasa bersalah dan berdosa. Jangan coba-coba deh. Telat bales chat semenit aja udah ngamuk, apalagi dibohongi.

Saya yakin tidak seperti itu. Kalau sayang sama pasangan, niscaya kita berusaha membahagiakannya. Seumpama keinginan kita belum di-acc, pasti ada alasannya. Andai gak bisa saat itu juga, kan bisa nanti-nanti. Intinya bicarakan baik-baik. Nggak perlu berantem hanya karna sesuatu yang nilainya tak seberapa. Norak.

Duit ada, udah ngomong baik-baik, tapi kalau kamu gak adil ya bakal jadi masalah juga. Misalnya, kamu dibolehin beli ini itu sama pasanganmu. Tapi kamunya ngelarang pasanganmu. Terlalu perhitungan alias pelit. Itu namanya egois.

Dan yang gak kalah penting adalah jangan berlebihan. Wanita suka kesel kalau kita asyik ngurusin burung, nongkrong sama teman, haha hihi asyik dengan dunia kita sendiri hingga sedikit mengabaikannya. Hatinya perih.

Jadi ketika pasanganmu tidak mengijinkanmu untuk hal-hal yang saya ceritain di atas, sesungguhnya dia sedang menjaga hatimu agar tidak menduakannya. Dia ga mau ada yang lain di hatimu.

Kalau kamu gimana? Suka umpet-umpetan juga sama pasangan, atau lebih suka minta maaf dari pada minta ijin?

Hobimu Selingkuhanmu

Jika wanita ditanya dan jawabannya terserah, maka berhati-hatilah. Itu artinya mereka lagi ngambek, ingin diperhatikan dan cemburu. Ini semacam ujian untuk para lelaki, memilih untuk peduli dengan mereka atau tidak.

Saya pernah mengalami kejadian seperti itu. Pas ngasih tahu mau sepedaan, dijawab istri terserah.

“Gak lama kok dik? Siang udah di rumah. Janji”
“Habis itu kita jalan-jalan ya..” saya keluarkan rayuan maut.
“Terserah” jawabnya dingin.
“Ya udah, jam sepuluh deh nyampe rumah” saya masih berusaha meyakinkan.
“Terserah” jawabannya tetap sama.
“Jam delapan ya. Serius”
“Terserah”
“Ya udah, gak usah aja deh”
“Terserah”

Beruntung, naluri kepekaan saya cukup terasah sehingga lebih memilih membatalkan acara gowes itu. Kalau dipaksain, bisa berabe.

Mungkin ini akibat keseringan menghabiskan akhir pekan dengan sepedaan. Sudah jauh, lama, nyampe rumah ngeluh capek, minta pijit pula. Wajar kalau istri kesel. Selengkapnya