Namanya Juga Hidup, Pasti Ada Masalah

Siapa bilang urusan cecintaan saja yang bikin galau. Bokek gak ada duit di tanggal tua, saat hujan, kangen, sendirian di tanah rantau saat lebaran pun juga bisa membuat gundah gulana. Pada dasarnya semua kesulitan hidup akan membuat kita resah. Dan setiap orang diuji dengan hal-hal yang berbeda.

Sebagian orang diberi cobaan sakit, sebagian yang lain belum ketemu jodoh meski usia sudah kepala tiga. Ada yang terbelenggu masalah finansial, belum dapat kerjaan, dililit hutang. Ada yang cemas menanti datangnya buah hati, ada yang pusing memikirkan anaknya yang nuakal. Ada yang stress memikirkan berat badan yang kian membengkak, ada pula yang sudah rebonding berkali-kali tapi rambutnya tetap keriting. Begitulah kehidupan, selalu ada masalah yang datang menghampiri, mulai dari yang sepele hingga yang pelik. Baca Selengkapnya

Iklan

Terima Kasih

teaserbox_20314387

Sejenak, mari buka mata dan telinga, mengamati apa yang terjadi di sekitar kita. Ada Profesor ketangkap nyabu, harga cabe keriting naik, BBM ganti harga, DPR yang kian jenaka, demo rusuh nolak ini itu, timnas Garuda tak kunjung menang, macet, banjir dan bencana alam. Sepertinya kehidupan ini berat dan penuh masalah. Benarkah demikian? Coba ubah sudut pandang kita, melihat dengan lebih jernih. Apa yang akan terjadi? *jeng jeng jeng….

Dan hasilnya adalah…, sekeras apapun hidup ini selalu ada hal-hal yang layak untuk disyukuri, walau kecil, sepele dan sederhana. Kemampuan kita untuk berterima kasih pada Tuhan akan membuat hidup ini menjadi indah dan penuh makna. Bersyukur akan melegakan hati. Dan inilah sebagian daftar rasa terima kasih saya :

1. Saya berterima kasih untuk nikmat SEHAT yang diberikan pada saya dan keluarga. Masih bisa bangun pagi, masih bisa bernafas dengan gratis, masih bisa menggerakkan tubuh…, ini artinya masih diberi kesempatan untuk berkarya dan melakukan kebaikan. Baca Selengkapnya

Objek Penderita

sekolah-anak-sd

Di setiap episode pertemanan, di sekolah, di kampus, di tempat kerja, selalu saja ada kawan yang menjadi objek penderita, jadi bahan olok-olokan, di-bully, di-ceng-cengin. Apapun itu, pokoknya dia selalu jadi bahan kalah-kalahan. Kamu punya teman yang kayak gitu gak?
Kasihan ya.
Kenapa hidup ini begitu kejam, mungkin itu pertanyaan yang muncul dari si objek penderita.

Kalau menurut penerawanganku, ada beberapa hal yang membuat seseorang itu jadi Objek Penderita. Ini dia :

Pendiam
Terlalu pendiam, kuper, gak berani melawan, akhirnya ya diisengin teman-teman. Coba kalau yang ngebully dilawan habis-habisan, hajar, banting, pasti besok gak digangguin lagi. Atau bisa-bisa gantian dia yang jadi pembully

Lebay
Orang sering gregetan liat tingkah yang lebay, maka membully adalah cara untuk ngasih pelajaran si anak lebay ini. Biar tahu rasa, biar gak belagu lagi.

Kutukan
Sebenarnya orangnya baik, gawul, asyik diajak ngobrol dan berteman, tapi tetap saja jadi korban bullying. Nah mungkin ini adalah kutukan, bawaan orok.

Itu sih menurutku, kalau menurut kalian ada lagi gak?