Gaji Kok Kurang Terus Sih

Ketika sedang bokek, seseorang bisa berubah drastis. Tiba-tiba jadi reseh, mudah marah, nyinyir dan sinis pada orang lain. Wajar sih. Saat lagi gak punya duit, kemampuan untuk berpikir jernih dan kreatif hilang. Maklumin aja.

Bokek ini tak ada kaitannya dengan penghasilan besar maupun kecil. Sebesar apapun gaji, jika tak dikelola dengan baik akan selalu kekurangan. Tak perlu menunggu akhir bulan, seminggu setelah gajian pun; tak sedikit yang tongpes. Ironis kan. Padahal mengelola keuangan dengan baik itu bagian dari syukur lho.

Saya punya beberapa tips nih, agar berkecukupan dan gak selalu pusing saat tanggal tua. Bukan karna saya kaya banget. Bukan. Saya hanya amtenar biasa. Tapi terhadap apa yang telah Allah berikan, saya sungguh merasa kaya. Read More

Iklan

Dengan Sepuluh Ribu Pun, Kita Bisa Membeli Reksadana

Kalian lebih suka gajian tanggal satu atau tanggal duapuluh lima? Mau awal bulan atau akhir bulan, besar atau kecil; jika tidak dikelola dengan baik, gaji tak akan pernah cukup.

Kadang uang gajian habis begitu saja. Kepotong cicilan, bayar ini itu atau beli sesuatu yang sebenarnya gak begitu penting. Kalau gaji habis sebelum waktunya, berarti ada something wrong.  Perlu dibenahi.

Bagusnya pengeluaran kita direncanakan dari awal dan disesuaikan dengan prioritas. Misal nih,  prioritas pertama untuk sedekah 2,5%. Ini penting lho. Melatih kita untuk bermental kaya. tidak takut untuk kehilangan dan tidak rugi untuk memberi. Istilah kerennya, Pay Your God First.

Prioritas berikutnya adalah bayar cicilan utang 30%. Syukur-syukur kalau gak punya utang, dijamin hidup makin tenang. Kalau cicilan lebih dari 30 %, bakalan bikin mules. Kemudian untuk investasi 10%, asuransi 10%. Dan di urutan terakhir buat biaya hidup sebesar 47,5 %.

Jangan nunggu ada sisa, baru investasi. Menunggu uang bersisa di akhir bulan untuk ditabung itu seperti mengharap Jakarta tidak macet di Jumat sore, hujan deras pula. Mustahil.

Emang apa sih pentingnya investasi itu? Penting banget bray. Dengan investasi, kita bisa melawan inflasi. Tahu sendiri kan, harga-harga terus menerus naik sehingga nilai uang semakin menurun. Agar uang kita selalu bisa mengimbangi atau bahkan mengejar naiknya harga-harga, kita harus pintar-pintar mengelolanya. Prediksinya, kenaikan gaji dalam 5 tahun hanya 60%. Sedang kenaikan harga rumah dalam 5 tahun sebesar 150%. Sulit dikejar.

Salah satunya dengan investasi. Banyak tipe investasi diantaranya properti, emas, saham, reksadana, obligasi, mata uang, berwirausaha, dan lainnya. Intinya, jangan taruh telur di keranjang yang sama.

Dengan berinvestasi, kita juga bisa menggapai mimpi. Pengen punya mobil, rumah, jalan-jalan ke luar negri, liburan dan sebagainya. Dengan rutin berinvestasi, berapa pun nilainya meski sedikit,  bisa mendekatkan jarak kita dengan mimpi kita. Semua investasi yang besar hasilnya, modalnya adalah waktu. Tidak ada yang instant.

Gak harus nunggu punya penghasilan besar baru bisa investasi. Gaji pas-pasan tapi mau invest? Bisa kok. Salah satunya bisa dengan membeli reksadana.

Sekarang mudah lho beli reksadana, bahkan dengan uang sepuluh ribu pun bisa. Saya mencoba beli reksadana di Bukalapak. Begini caranya :

1.    Login dengan e-mail dan password akun Bukalapak kamu.
2.    Di pojok sebelah kanan homepage Bukalapak, klik tanda ikon MyLapak. Lalu pilih BukaReksa, seperti yang tampak pada gambar di bawah ini.

Bukalapak

3. Pada halaman BukaReksa, klik “Daftar Sekarang” dan isi form registrasi sesuai dengan data-data yang diminta.

Daftar Bukareksa

Pada halaman ini, kamu harus melakukan konfirmasi e-mail terlebih dahulu dengan cara mengklik tombol ‘Konfirmasi E-mail’ yang dikirimkan ke e-mail kamu. Lebih jelasnya tampak pada gambar di bawah ini.

Email Konfirmasi

4. Setelah konfirmasi e-mail berhasil, kamu dapat melakukan pengisian data pribadi secara lengkap dan melampirkan Foto/Scan KTP  serta menyertakan tanda tangan secara digital.

tanda tangan digital

5. Setelah data pengguna dinyatakan lengkap dan proses verifikasi data selesai (paling lama 1 hari), maka kamu akan mendapatkan e-mail pemberitahuan bahwa pembukaan rekening Reksa Dana telah disetujui. Pemberitahuan bahwa permohonan kamu ini telah disetujui dikirimkan juga oleh Bukalapak.

email persetujuan

6. Apabila pembukaan akun BukaReksa telah disetujui, kamu dapat langsung melakukan transaksi pembelian reksa dana di fitur BukaReksa dengan cara klik ‘Beli’ pada produk reksa dana. Produknya baru dikit sih, maklum masih baru. Kalau mau beli reksadana dengan beragam pilihan, bisa langsung ke Bareksa.

Produk reksadana bukareksa

7. Pada halaman pembelian reksa dana ini, kamu diharapkan dapat men-download dan membaca prospektus dan keterangan ringkas reksa dana agar dapat memahami produk reksa dana yang dibeli. Setelah itu, kamu dapat mencentang kolom kecil yang tertera “Saya telah membaca dan menyetujui seluruh isi prospektus dan keterangan ringkas serta memahami risiko atas keputusan investasi yang saya buat.” Selengkapnya tampak pada gambar di bawah ini.

Baca prespektus terlebih dahulu

8. Selanjutnya, masukkan nominal uang yang ingin disimpan ke dalam rekening Reksa Dana dengan ketentuan dana pembelian minimal Rp10.000.  Transaksi pembelian reksa dana ini dapat dilakukan dengan catatan kamu memiliki dana yang tersimpan pada BukaDompet di Bukalapak. Sebab, nominal dana yang kamu masukkan akan langsung terpotong dari saldo BukaDompet.

sepuluh ribu pun bisa

9. Pembelian reksa dana kamu akan diproses selama 1 hari kerja setelah order pembelian (T+1).  Dalam transaksi reksa dana ini juga terdapat batas waktu (cut off time) yakni pukul 13.00 WIB. Artinya, transaksi yang dilakukan setelah pukul 13.00 WIB akan diproses pada hari kerja selanjutnya.

10. Apabila proses pembelian reksa dana telah selesai, maka kamu akan menerima Total Unit penyertaan (UP) sebagai bukti kepemilikan reksa dana yang disesuaikan dengan Nilai Aktiva Bersih (NAB) yang berlaku. Untuk mengetahui perkembangan investasi reksa dana, kamu dapat melihatnya pada menu Portofolio yang tersedia pada akun BukaReksa.

portofolio

Mudah kan. Ayo investasi selagi masih muda!

Rapelan Gaji

Kerja ikut orang itu, selain gampang gampang susah, juga banyak suka dukanya. Dukanya; selain harus nurut, tunduk, patuh dan disuruh-suruh, juga bakalan tak bisa lepas dari yang namanya dimarahi. Ndak papa, harus kuat mental. Itulah resiko kerjaan. Sukanya; banyak. Salah satu diantaranya, kalau Bos di kantor pusat lagi cuti baik hati, pas dapat hidayah gitu.  Gak ada angin gak ada hujan tiba-tiba gaji karyawannya dinaikin.

Kita pun jadi bingung, jangan-jangan habis gaji dinaikin trus dirumahkan. Semoga gak lah. Soalnya sekarang kan lagi musim PHK. Yang paling gres perusahaan Chevron memangkas 1200 karyawannya. Gara-garanya adalah kondisi harga minyak mentah yang rendah dan bergerak di kisaran 30 dollar AS per barrel.

Ford, perusahaan asal Amerika juga menutup bisnisnya di bursa mobil tanah air, karna kalah bersaing dengan mobil-mobil Jepang.  Berarti karyawannya kehilangan pekerjaan. Pabrik Panasonic dan Toshiba juga menyusul akan tutup pada Maret 2016 mendatang. Perusahaan Jepang itu berencana memPHK 2500 karyawannya. Makanya bersyukur banget deh masih punya kerjaan dan penghasilan. Baca Selengkapnya

SUAMI = Semua Uang Adalah Milik Istri

Hari gini masih ada loh yang gak tahu berapa penghasilan suaminya. Entah karena saking percayanya atau dikibulin suaminya. Buat apa juga nanyain, kan ATM sama buku tabungan suami sudah saya sita, kata seorang istri yang tak mau disebutkan namanya. *wah KDRT nih

Apapun alasannya, sebaiknya istri harus tahu. Jangan sampai suami cuma PNS golongan dua, sebulan bisa bawa pulang duit lima puluh juta. Harus ditanyain tuh, bener gak nyari duitnya. Nanti Gayus lho. Baca Selengkapnya

Pinter Goblok Pendapatan Sama

rupiah-newest_AFP_6721

Dalam dunia kerja kita kenal istilah PGPS, pinter goblok pendapatan sama. Ada karyawan yang keringatnya segede gaban karna beban dan tanggung jawab pekerjaan yang berat. Ada pula yang keringetan karna kelayapan di pasar dan karna main zuma kalah terus.

Tentu akan sangat menyesakkan dada, ketika jerih payah kita tak dihargai, ketika peluh diabaikan begitu saja. Ini bukan tentang materi, bukan pula tidak bersyukur. Ini adalah tentang keadilan, tentang hak dan kewajiban serta harga diri. *aseeek Baca Selengkapnya

Hore Gajian

KATA MUTIARA GUS MUS

Hari ini saya berangkat lebih awal ke tempat kerja. Bukan karna rajin sih, cuma mau mampir ATM, tarik uang tunai dan bayar ini itu, tagihan listrik, telpon, asuransi dll. Biasa lah awal bulan, gajian bro. Maklum buruh. Sudah terima SMS dari 3355 bawaannya senyum terus.  Saya yakin pagi ini banyak yang tersenyum manis -bukan hanya saya – setelah berjuang 33 hari melewati bulan Oktober.

Gak ada lagi yang I Hate Monday, karna ini Senin yang indah dan penuh semangat. Entah tiga minggu lagi, eh gak sampai ding, dua minggu lagi, atau bahkan seminggu lagi. Senyum manis berubah jadi senyum kecut saat baca buku tabungan. Perih…, sakitnya tuh di sini *nunjuk dompet

Sebenarnya bukan gajinya yang kurang sih, kalendernya saja yang kepanjangan. Coba sebulan cuma lima belas hari. Saya setuju kalau ada yang mau buat kalender tandingan. Baca Selengkapnya

Takut Tak Dapat Rizki

rejeki 1

Tahun lalu dan tahun-tahun sebelumnya, tanggal segini gaji ke 13 sudah cair. Entah kenapa tahun ini molor. Wajar jika banyak yang gusar. Saya salah satunya. Juni kan musimnya anak masuk sekolah. Harus bayar uang gedung, beli tas baru, baju baru, sepatu baru, buku baru. Semua harus baru.

Mungkin pak SBY lagi repot-repotnya ngurusin negara, maklum mau lengser. Jadi belum sempat tanda tangan PP (Peraturan Pemerintah) tentang Gaji ke 13. Atau jangan-jangan sengaja dikeluarin di bulan Juli, dekat lebaran. Itung-itung THR. Bisa buat beli baju, kasih angpau ke saudara, beli tiket mudik, bayar zakat dan lain-lain. Klik Selengkapnya