Kebaikan Tak Pernah Salah Sasaran

Mumpung lagi di Jakarta, saya nyobain ojek online Grab Bike. Jangan tanya kenapa ndak pakai Gojek, ini cuma masalah selera. Tak usah diperdebatkan. Kebetulan jarak yang akan saya tempuh tak terlalu jauh, dari Aston Marina Ancol menuju stasiun Jakarta Kota. Sekitar 3,4 km, masih nyamanlah kalau naik ojek.

maps

dari Google Maps

Saat order ojek via aplikasi, muncul beberapa nama driver yang berada di sekitar lokasi hotel. Saya memilih mas Faisal Aziz Suargono. Dari namanya, dugaan saya ia orang Jawa. Ternyata benar, ia berasal dari Slawi. Sebelum naik ojek, saya sempatkan foto-foto dulu, biar kekinian. Saya pesani juga agar ia tak ngebut. Dulu pernah juga naik ojek pengkolan, dari Tebet ke Lapangan Banteng. Karna saya minta cepet, si abang ojek ngebut bukan main, zig zag, masuk jalur busway, nerobos palang pintu kereta. Bener-bener uji nyali. Semenjak itu, saya kapok. Baca Selengkapnya

Iklan

Tak Sanggup Berbagi Hati

Kalau kalian sedang nyantai, lagi selo, lagi ngopi, pas nunggu taksi, pas gak ada kerjaan, atau apa sajalah; bisa baca ebook saya yang berjudul Ingin Mengatakan Begini Dengan Cara Begitu. Silakan download di sini. GRATIS. Ebook itu berisi tulisan-tulisan saya di blog dan pernah diterbitkan menjadi sebuah buku pada bulan Maret 2015 yang lalu. Dijual online juga. Buat seru-seruan aja sih.

Ada 35 judul di ebook ini

Baca Selengkpanya

Rileks Sejenak, Menjaga Gairah

Tandanya  kita masih manusia adalah terkadang bersemangat, kemudian lemah letih loyo di lain waktu. Gak semangat lazimnya karna dead line kerjaan, kangen sama yayang, tanggal tua atau berantem sama kawan. Biasa itu, manusiawi. Tapi kalau lebih banyak gak bergairah, banyak murungnya, itu perlu diwaspadai.

Semangat terus juga gak mungkin. Emang robot.

Saya pernah mengalami situasi seperti ini; tiba-tiba males, bosen, uring-uringan gak jelas, bete, padahal saldo ATM masih banyak ada lho. *sombong*

Meski di tempat kerja sudah dibriefing, disuruh teriak yel-yel, tetep aja gak mempan. Mungkin hati saya mengeras, atau bisa jadi karna briefingnya formalitas aja. Kayak politisi, nyuruh anak buah begini begitu, eh yang nyuruh teryata omdo. Cuma mengatakan sesuatu yang tak pernah dikerjakan. Jadi ya masuk telinga kiri, keluar telinga kanan. *sorry to say*

Gak semuanya sih. Ada juga briefing yang menarik. Keren, benar-benar memotivasi. Meski sebentar, tapi  yang disampaikan masuk ke hati. Sejuk mendengarnya. Ada.

Seorang kawan pernah menasehati saya. Katanya agar motivasi selalu terjaga, gak harus nunggu pengaruh dari orang lain. Banyak hal-hal sederhana yang bisa membuat kita relaks, tenang dan kemudian antusias dalam menjalani kehidupan ini. Berikut ini beberapa hal yang layak untuk dicoba :

Baca Selengkapnya