Bahagia Itu Sederhana

mom-i-can-cycle

Gambar dari google

Pagi tadi saya nekat menembus hujan menuju tempat kerja. Saya biarkan rintiknya membasahi sekujur tubuh. Dingin menusuk. Tapi gak tahu kenapa, rasanya kok seneng banget. Mungkin karna hujan itu indah dan romantis.

Begitulah, saya selalu merindukan hujan. Kadang hanya berdiam diri di balik jendela, melamun, menatap setiap tetesan hujan yang deras mencumbui bumi. Menikmati harum petrichor, membiarkan kenangan-kenangan lama hadir kembali sembari sesekali berkhayal.

Tak hanya hujan, buat saya banyak momen-momen sederhana yang menghadirkan kebahagiaan. Tak harus mewah dan mahal. Momen-momen yang kadang kita abaikan kehadirannya. Inilah beberapa momen yang membahagiakan buat saya : Baca Selengkapnya

Iklan

Hore Gajian

KATA MUTIARA GUS MUS

Hari ini saya berangkat lebih awal ke tempat kerja. Bukan karna rajin sih, cuma mau mampir ATM, tarik uang tunai dan bayar ini itu, tagihan listrik, telpon, asuransi dll. Biasa lah awal bulan, gajian bro. Maklum buruh. Sudah terima SMS dari 3355 bawaannya senyum terus.  Saya yakin pagi ini banyak yang tersenyum manis -bukan hanya saya – setelah berjuang 33 hari melewati bulan Oktober.

Gak ada lagi yang I Hate Monday, karna ini Senin yang indah dan penuh semangat. Entah tiga minggu lagi, eh gak sampai ding, dua minggu lagi, atau bahkan seminggu lagi. Senyum manis berubah jadi senyum kecut saat baca buku tabungan. Perih…, sakitnya tuh di sini *nunjuk dompet

Sebenarnya bukan gajinya yang kurang sih, kalendernya saja yang kepanjangan. Coba sebulan cuma lima belas hari. Saya setuju kalau ada yang mau buat kalender tandingan. Baca Selengkapnya