Sohiban Dengan Lawan Jenis

Idealnya, pasangan kita adalah sahabat terbaik kita. Diajak ngobrol nyambung, asyik buat curhat, kompak, ngangenin dan selalu nyenengin.

Namun nyatanya tak semua orang bisa seperti itu. Ada pria yang justru lebih betah ngobrol dengan wanita lain dibanding dengan istrinya. Biasanya sih pria paruh baya yang sedang puber. Ganjen. Ngakunya sahabatan, padahal TTM. Teman tapi mesra modus. Ngarepnya jadi friend with benefit.

Kalau ngobrol sama istrinya bentar banget. Kenapa gitu? Karna istrinya sudah tak bisa dibohongi lagi. Seluruh kartu AS-nya sudah dipegang. Hahaha, gimana mau membual.

Menurut saya rasanya kok kurang pas ya, kita yang sudah nikah bersahabat terlalu “dekat” dengan lawan jenis. Agak risih gitu.

1985863_M.jpg

Gambar : Pixabay

Bukannya gak mau bergaul atau bermaksud memutus silaturahmi. Bukan. Hanya saja kita harus ingat, ada perasaan pasangan yang harus kita jaga. Dan juga etika.

Serius, ini bisa memancing kecemburuan dan keributan lho. Apalagi kalau memiliki kedekatan fisik, terlalu longgar dan sering berduaan. Ngajak makan siang berdua, tugas ke luar kota berduaan, nonton berduaan, nganter belanja pun hanya berdua.

Hati-hati, lelaki itu mudah banget jatuh cinta. Hanya butuh 10 detik saja. Tapi, perlu seumur hidup untuk bisa melupakan.

Makanya kalau ada klien atau kawan lama yang ngajakin meet up cuma berdua, saya berupaya mencari cara agar tak ketahuan berduaan. Yang cewek lho ya. Kalau pun terpaksa, saya ngajak teman lain, atau ngajak anak istri.

Agar tak terjadi salah paham tentang persahabatan, dari awal menikah hingga saat ini saya berusaha untuk terbuka dengan istri. Saya ceritakan sahabat-sahabat saya yang laki maupun perempuan tuh si A, si B, si ini si itu.

Istri saya tahu teman main saya waktu masih kecil, teman sekolah dan rekan kerja. Semua deh.

Dan akhirnya malah ada istrinya temanku yang jadi teman istri. Bahkan anak-anak kami pun bersahabat. Begitu dekat, layaknya keluarga.

Istri saya pun begitu, tak ada yang disembunyikan.

Ketika kita berkawan dengan lawan jenis dan kita berupaya agar gak ketahuan pasangan, ini bahaya banget. Pasti ada apa-apanya. Kalau normal-normal aja, kenapa mesti takut ketahuan. Ya kan.

Saat ketemuan dengan sahabat perempuan, sikap saya pun biasa aja. Gak beda, gak dibuat-buat atau jaim.

Karna gini lho; ketika sikapmu berubah di depan sohib cewek, atau di hadapan istri, atau di depan keduanya ketika kumpul bareng, ini ada gejala gak beres.

Ketika di tempat kerja ngobrol ngalor ngidul sama sohib cewek, ceritain rahasia rumah tangga, nyerempet yang jorok-jorok dan sedikit genit, maka akan sangat mudah timbul percikan asmara. Sebaiknya kita tak membawa kisah-kisah pribadi dalam hubungan pertemanan dengan lawan jenis.

Pas istrinya dateng ke kantor, mendadak jadi anak manis. Diem, gak berani macem-macem. Ada kan yang seperti ini.

Kita pasti gak suka jika pasangan kita berkelakuan seperti itu.

Makanya kita juga harus jaga diri saat bergaul. Ada rambu-rambu yang bisa kita jadikan pegangan.

Coba deh tanya diri sendiri dengan beberapa pertanyaan berikut ini. Jawab sejujurnya:

  • Pernah ada ketertarikan emosional ataupun fisik dengan sohib lawan jenis gak?
  • Kamu suka ngebandingin pasanganmu dengan sohibmu gak? Misalnya gini: “Tuh kan, kalau ngobrol sama kamu, kamu tuh ngertiin aku banget. Suami mana pernah begini. Cuek banget dia”
  • Kamu pernah ngebayangin hal-hal romantis sama sohibmu? Meski hanya terlintas.
  • Kamu intens banget ngobrol dengan dia di WA. Nanyain sudah makan belum, lagi ngapain? Tiap saat ngingetin jangan lupa sholat.

Jika ada jawaban YA, hmmm mesti waspada nih. Gak usah diterusin. Ini hanya ILUSI. Banyak kasus perselingkuhan bermula dari hal-hal seperti itu.

Segeralah kembali pada pasanganmu. Tatap matanya dalam-dalam. Rasakan desiran di hati. Belailah dengan manja. Biarkan ia menjadi yang tercantik di hatimu.

Iklan

Komentar kamu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s