Kalau Mau Korupsi Jangan Nanggung

Sudah bertahun-tahun ada KPK, tetap saja banyak kepala daerah yang terlibat kasus korupsi. Kian hari kian sering yang kena OTT. Entah ini sebuah prestasi atau ironi. Heran juga, jaman gini kok masih ada yang berani korupsi.

Dikiranya KPK cuma diam aja kali? Belum lagi ada kolega yang sakit hati, trus nglaporin. Atau lawan politik yang sengaja mencari-cari kesalahan. Gak mikir apa ya? Atau karna lagi kejar setoran, butuh uang, serta paduan antara nekat dan bodoh, akhirnya jadi gelap mata.

Yang ditilep duit receh pula. Sepuluh juta, ratusan juta dan satu milyar pun, buat saya itu receh banget. Gak sebanding dengan dosa dan konsekuensi hukum. Harusnya kalau mau korupsi tuh, pakai mikir juga. Dihitung dulu. Jangan asal. Minimal 20 milyar. Kurang dari itu jangan. Kenapa?

Tahu sendiri kan, pelaku korupsi gak pernah dimiskinkan. Jadi gak ada yang kapok. Dengan ngerampok duit negara 20 milyar, yang 5 milyar buat bayar pengacara dan biaya hukum lainnya. Jadi nanti tuntutannya ringan, hukuman penjara juga gak lama. Palingan 5 tahun. Tiap tahun di tahanan dapat remisi 6 bulan. Jadi gak sampai 3 tahun bisa keluar penjara. Bebas bersyarat. Ikut asimilasi.

Trus yang 2 milyar buat biaya hidup selama di penjara. Dengan uang segitu, bakalan dapat fasilitas lebih. Di penjara pun berasa dalam istana. Mau piknik kemana aja bisa. Ingat Gayus kan? Dia di penjara, tapi bisa jalan-jalan ke Singapura, nonton tenis di Bali dan makan di restoran. Sakti sekali. Padahal dia cuma PNS.

Lalu siapkan 2 milyar buat ngasih sumbangan ke panti asuhan dan rumah ibadah. Ini akan membuat pelaku korupsi nampak suci di hadapan pendukungnya. Dipuja-puja dan dibela mati-matian. Ternyata uang bisa membeli segalanya.

Dari 20 milyar dikurangi tetek bengek tadi, masih sisa 11 M. Kalian bisa nabung tiga tahun dapat 11M? 11.000 juta bro. Duwit semua.

Tapi sebelum korupsi, sebaiknya ingat-ingat wajah ibumu dulu. Apakah ibumu rela, dari rahimnya lahir seorang koruptor? Tanyakan nuranimu.

 

Iklan

Komentar kamu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s