Mana Lebih Enak, Bakmi Mewah atau Indomie Real Meat?

Hujan, laper di tengah malam, dan tanggal tua adalah alasan tak terelakkan untuk bikin mie instan. Tapi bukan itu saja sih yang membuat mie instan menjadi favorit kebanyakan orang. Selain enak dan murah, cara membuatnya pun sangat praktis. Tak heran anak SD pun sudah mahir membuatnya. Bisa dibilang mie instan adalah makanan rakyat yang sangat berkelas. Bagaimana tidak, 99% gandum bahan baku mie diimpor dari USA dan Aussie. Keren kan.

Nah pas lagi nganterin istri belanja di swalayan, saya melihat sekumpulan mie dengan kemasan yang menarik berjajar manis. Ternyata itu adalah Indomie Real Meat dan Bakmi Mewah. Meski beda merk, keduanya bisa berdampingan dengan rukun. Tidak berantem dan saling menjelekkan. Ndak seperti para pendukung Cagub di Pilkada DKI, yang tiap hari selalu mencari kejelekan lawan. #eh.

Akhirnya saya putuskan untuk beli kedua merk mie itu. Indomie Real Meat Ayam Jamur, Rendang  dibandrol dengan harga Rp. 7.700. Sedangkan Bakmi Mewah harganya Rp. 7.500. Ini harga kota Palu, harga di Jawa tentu lebih murah. Kalau ndak salah sekitar enam ribuan.

Dari segi kemasan, Bakmi Mewah terkesan lebih elegan dibanding Indomie Real Meat. Pas dibuka, isinya pun beda. Indomie Real Meat hanya berisikan mie, bumbu dan ayam. Sedang Bakmi Mewah berisi mie, saus, minyak sayur & kecap serta ayam.

Dari sini saya menduga, Bakmi Mewah akan lebih nikmat dibanding Indomie Real Meat. Apalagi ketika saya lihat komposisinya, natrium di Bakmi Mewah lebih banyak, yaitu 1190 mg (52 %), pasti bakalan gurih banget. Sedang Indomie Real Meat hanya 730 mg (32%). Eits, tunggu dulu, don’t judge a book by its cover. 

Awalnya saya yang akan masak kedua mie tersebut. Lantaran banyak nanya, ribut nyari teflon, bingung motong sawinya dll, akhirnya istri yang masakin. Lagian kalau saya yang bikin mie, pasti hasilnya beda banget sama gambar yang ada di bungkusnya. Gak ada kerennya. Tapi kalau istri saya yang masak, selain rasanya enak, tampilannya juga menyerupai gambar aslinya. #eeaaa

Dan inilah penampakan Bakmi Mewah olahan istri saya.

Bakmi Mewah ini sepertinya ingin menyerupai mie ayam yang biasa dijual di restoran atau di penjual mie ayam Solo dan Bangka yang mangkal di pinggir jalan. Tapi tetep aja beda. Gak ada kuahnya, dan rasanya menurut saya masih standar, kurang nendang. Padahal sudah pakai minyak sayur dan kecap lho. Saya kasih nilai 7 dari skala 1-10.

Nah berikutnya adalah Indomie Real Meat. Saya sempat underestimate sama mie ini. Namun ketika sudah disantap, wow….rasanya pecah banget. Rupanya yang bikin enak adalah ayam jamurnya. Bumbu di ayamnya agak manis-manis gimana gitu, susah diungkapkan. Saat ayam jamurnya diaduk dengan mie, bumbunya menyatu, dan benar-benar menggoyang lidah. Cocok dengan lidah orang Jawa. Saya berani kasih nilai 8,5 untuk Indomie Real Meat.

Saya tanya istri dan anak, menurut mereka secara rasa Indomie memang lebih nikmat. Indofood kan sudah pengalaman berpuluh-puluh tahun dibanding Mayora produsen Bakmi Mewah. Mayora ini produsen mie gelas juga.

Etapi, penilaian ini berdasarkan lidah saya yang masih amatir lho. Tulisan ini adalah subjektif, independen dan tidak berbayar. Saya bukan buzzer. Bisa saja beda dengan selera orang lain. Anyway, selamat mencoba deh daripada penasaran.

NB : Indomie Real Meat Rendang belum saya bikin, disimpen dulu. Buat kemping.

Iklan

5 pemikiran pada “Mana Lebih Enak, Bakmi Mewah atau Indomie Real Meat?

Komentar kamu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s