Liburan Singkat Di Ancol

Senin pagi usai liburan panjang diisi dengan cerita seorang kawan yang mengeluhkan macet, capek dan kondisi dompet dengan status siaga satu.  Resiko long wikend memang seperti itu. Selain tempat wisata yang penuh sesak, jalanan ramai padat merayap, pengeluaran bisa membengkak berkali-kali lipat. Makanya saya lebih suka jalan-jalan bukan di musim liburan. Lebih lengang dan nyaman.

Seperti beberapa waktu yang lalu, saya dapat tugas ke ibukota. Tujuan utama sih urusan kerjaan, tapi ternyata bisa juga dimanfaatkan untuk mudik sekaligus rekreasi. Bekerja sambil liburan. Sambil menyelam minum air. Etapi kalau kita benar-benar mencintai pekerjaan, setiap hari pun terasa liburan. Tak ada yang namanya beban kerjaan. #asyik

Selama di Jakarta saya menginap di hotel Mercure Ancol. Ini adalah pengalaman pertama kali masuk kawasan Ancol.

mercure

hotel mercure

Sebelum dhuhur saya sudah tiba di lokasi dan sempat menikmati makan siang di hotel . Karna acara resmi diselenggarakan pada malam hari, saya masih punya kesempatan beberapa jam untuk mengexplore kawasan Ancol ini. Dengan sebuah sepeda yang saya sewa disamping hotel, saya berkeliling dari ujung ke ujung. Tarif sewa sepeda cukup murah, 25 ribu/jam.

ancol 3

salah satu lokasi selfie

ancol1

papan penunjuk arah

ancol 2

informasinya lengkap

Rasanya sehari tak kan pernah cukup untuk menikmati kawasan Ancol ini. Lokasinya sangat luas, wahananya pun buanyak. Perlu stamina lebih dan fulus yang tidak sedikit agar bisa mencoba semua wahana.

Namun tidak semua yang ada di Ancol ini berbayar. Ada beberapa tempat yang bisa dinikmati gratis. Seperti di pantai Festival, Eco Park dan Pasar Seni.

sepeda pasar seni

gowes di mana saja

payung

cakep ya, kesannya romantis

Keesokan paginya, sekitar jam setengah enam, saya lanjutkan kembali mengexplore Ancol. Tujuan berikutnya adalah jogging di Eco Park.

eco1

mau naik sepeda air, tapi malu

eco2

ngegym bareng opa-opa

eco 4

pagi yang seru

eco 3

sisi lain eco park

Waktu yang terbatas serta padatnya acara, membuat wahana seperti Dufan, Atlantis, SeaWorld dan Gelanggang Samudra tak sempat saya coba. Tapi tetep puas lah. Apalagi bisa menikmati sunset di dermaga cinta.

IMG-20160218-WA0006

menuju senja

Kalau ada kesempatan lagi, pasti tak akan saya lewatkan. Terima kasih Ancol untuk perjumpaan yang singkat ini.

 

 

Iklan

Komentar kamu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s