Suka Nyinyir Di Dunia Maya Adalah Tanda Kerapuhan Jiwamu

Seorang kawan yang dulunya aktif di sosmed, perlahan kini mulai menghilang. Ketika saya tanya alasannya pensiun dari dunia maya, jawabnya bosen. “Sosmed mulai gak asyik. Isinya banyak yang provokatif, penuh kebencian, rempong, bikin pening. Padahal niat awalnya eksis di dunia maya adalah untuk menyambung silaturahmi, buat seru-seruan dan hiburan kala jenuh dengan aktivitas di dunia nyata.

Wah jangan-jangan kawan saya salah follow orang. Faktanya, di sosmed; kita bisa nambah ilmu, nambah pinter, nambah kegembiraan dan nambah teman. Syaratnya ya itu tadi, asal ndak salah follow orang.

Saya ndak sungkan-sungkan unfol jika teman di sosmed mulai posting status, ngetweet sesuatu yang tak pantas, banyak menebar berita kelam dan marah-marah. Selain banyak yang pemarah, dunia maya juga dihuni orang-orang aneh. Mereka pura-pura sok galak, sok kritis, cerewet, ngajak debat sampai ada juga yang ngajak ketemuan buat berantem. Padahal ketika di dunia nyata yang seperti itu tuh orangnya malah penakut, cemen dan bertekuk lutut di hadapan istrinya.

Itu semua berdampak sangat buruk  bagi kesehatan jiwa kita. Sebuah riset mengatakan, orang yang suka menjelek-jelekkan, menghujat dan menebar informasi sampah sulit untuk mendapatkan kebahagiaan. Sesungguhnya jiwa mereka kosong, kering kerontang. Saya pernah membahas secara lengkap di sini.

image

Yang seperti ini jangan dicontoh

Tak cuma sosmed, media mainstream di dunia maya sangat memuja prinsip bahwa Bad News Is A Good News. Kita disuguhi berita-berita negatif, tentang tawuran, pemerkosaan, perampokan, korupsi dan apa saja yang membuat kita mengelus dada. Seolah tak ada lagi sisi baik dari kehidupan ini. Penuh aura pesimisme. Padahal, dengan sedikit mengubah sudut pandang, maka kita bisa menatap lebih indah. Bukankah langit yang cerah akan selalu nampak gelap jika kita tak mau melepas kacamata hitam.

Saya selalu memastikan di lini masa dan wall saya bersih dari hal-hal negatif. Situs yang saya akses pun kebanyakan adalah situs-situs yang menyenangkan, lucu, inspiratif dan penuh dengan informasi positif. Saya berusaha selektif dalam membaca berita di media.

Jika kita sebel karna makin banyak yang lebay di dunia maya, kenapa kita gak melawannya dengan menulis hal-hal yang bermakna. Hmm bukan melawan sih, lebih tepatnya menjadi penyeimbang. Menulis apa saja di wall, di lini masa atau di blog. Menulis apa saja yang kita sukai dan kuasai.

Tapi saya lebih suka nulis di blog. Saat kita ngeblog, tulisan kita terarsip dengan baik dan mudah ditemukan Google. Beda saat kita menuliskan di sosmed. Status dan tweet kita akan cepat tenggelam, tidak terarsip dengan baik dan sulit dicari. Ingat, being found itu penting lho. Kalau masih bingung bagaimana caranya menulis, gogling saja. Banyak kok tipsnya di dunia maya.

Nah kalau sampeyan suka jalan-jalan, tulislah kisah perjalanan. Kalau suka masak, tulis resep bikin ini itu. Kalau hobi olahraga, tulislah tips hidup sehat dengan olah raga. Punya cerita lucu, sampaikan dengan gaya berceritamu yang unik. Pengen berbagi inspirasi dan motivasi, bisa juga. Punya pengetahuan lebih tentang parenting dan pendidikan, bagikan pada teman-teman. Tulislah yang ringan-ringan saja, gak usah muluk-muluk. Mungkin kita menganggapnya sepele, tapi bisa jadi buat pembaca itu sesuatu yang luar biasa.

Dengan begitu, kita kan menjadi bagian dari orang-orang yang menebar informasi positif. Semakin banyak hal-hal baik di dunia maya, maka konten-konten negatif akan kalah. Optimisme dan harapan kita meningkat, kesehatan jiwa kian terjaga. Dunia maya pun akan jadi menyenangkan. Mari berbagi kehangatan dan kebaikan.

 

Iklan

5 pemikiran pada “Suka Nyinyir Di Dunia Maya Adalah Tanda Kerapuhan Jiwamu

  1. Setuju..!!
    Positif negatifnya medsos tu kita sendiri yg milih kok sebenernya..
    Makanya saya sih bukan tipe yg repot2 minta difollow atau diadd orang, atau yg asal follow n add orang tiap ada yg minta.
    Kalau bagus n manfaat ya saya follow..kalau negatif buat ‘kesehatan’, ngapain juga? Hehee.. 😀

    Bagi saya cara satu2nya difollow banyak orang ya dengan terus menulis yg positif n manfaat di medsos kita.. 🙂

    Semangat menebarkan manfaat!! ^_^

  2. Kadang-kadang saya menyebut manusia yang hidup seperti itu adalah orang-orang sialan. Mereka hanya mempunyai sedikit pemahaman tentang cara hidup mereka, dan wawasan dan pemahaman mereka sangat berbahaya.

Komentar kamu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s