Snorkling Di Tanjung Karang

Kalau diajak jalan-jalan, saya ayo aja. Apalagi berwisata ke alam. Hiking gunung, masuk ke hutan, menyusuri sawah atau pun pantai. Mau banget. Walau sejujurnya saya lebih suka ke gunung daripada laut. Gak tahu kenapa. Katanya sih penyuka gunung itu orangnya realistis, kalau penyuka pantai itu romantis. Nah kalau suka semuanya?

Tapi gak apalah, ke pantai seru juga. Seperti akhir pekan lalu, saya ditantang snorkling di Pantai Tanjung Karang Kabupaten Donggala, 32 kilometer dari kota Palu. Sekitar satu jam lah. Sayangnya sepanjang perjalanan menuju Donggala banyak tambang galian C. Debu dan panasnya gak nguatin banget.

IMG_20150824_093924

Selama ini saya hanya menikmati keindahan bawah laut melalui televisi dan foto-foto yang ada di dunia maya. Setelah melihat secara langsung, saya seperti merasakan eksotisme surga. Luar biasa.

IMG_2244

Hamparan pasir putih berpadu dengan air laut nan jernih

IMG_2301

Selfoot dari atas perahu

Begitu tiba di lokasi, kami ditawari penduduk lokal untuk berkeliling menggunakan perahu tradisional. Gak terlalu mahal. Cukup dengan seratus ribu, kita akan dibawa menyusuri spot-spot menarik, sambil melihat pemandangan bawah laut melalui kaca yang ada di perahu.

IMG_2343

Cari spot yang indah

IMG_2259

Menikmati pemandangan bawah laut lewat kaca perahu

 

IMG_2302

Mau nyebur nih

IMG_2256

nahkoda kecil

Semakin ke tengah, semakin indah pemandangan bawah laut. Terumbu karang dan ikan-ikan warna-warni lalu lalang, seolah menyambut kedatangan kami, mengajak bermain bersama. Akhirnya kami nyebur, merasakan dinginnya kesegaran air  laut.

IMG_2271

Laki sejati gak pakai pelampung

IMG_2320

Pakai pelampung & kacamata snorkling.

kang mas

Butuh perjuangan berat untuk naik kembali ke atas perahu

Gak perlu cemas jika tak punya peralatan snorkling. Kita bisa sewa di sana. Pelampung 10 ribu, kaca mata 15 ribu dan pakaian snorkling 15 ribu.  Bagusnya sih punya peralatan sendiri, jadi gak bekas-bekasan sama yang lain. Soalnya yang buat nafas itu kan harus kita gigit, masukin ke mulut. Agak jijai sih kalau bekas orang. Mending sih kalau bekas dipakai bule, kalau bekasnya maho. Jika baru pertama kali snorkling, biasanya sering kesulitan cara bernafas, air suka masuk ke mulut. Perlu latihan sebentar lah.

3834463_a9c5b168-ce90-11e3-a203-3f9b4908a8c2

Mask / Snorkel Set

Karna saya gak punya kamera waterproof, jadi saya gak moto pas di dalam air. Tapi kira-kira seperti inilah penampakan bawah laut Tanjung Karang.  Lebih bagus lagi malahan. Saya sempat ngasih makan ikan dengan roti. Tanpa rasa takut, ikan-ikan itu menghampiri, menyentuh saya, ngucapin selamat datang, nanyain kabar sama minta PIN BB. Saya sampai terharu.

IMG_2769-edit

Aneka ikan warna-warni yang menawan hati

Jadi kalau weekend nanti masih bingung mau jalan-jalan kemana, kalian bisa memilih pantai sebagai tujuan. Piknik ke pantai itu asyik, banyak manfaatnya pula. Selain bikin rileks, meredakan stress dan penat, di pantai paparan sinar matahari berlimpah. Ini akan membuat vitamin D masuk ke tubuh. Tulang sehat, gigi kuat. Saking banyaknya vitamin D, pas pulang saya jadi agak item. Sampai sekarang.

Kualitas udara pantai juga menyegarkan, bagus untuk kesehatan paru-paru. Bernafas pun lebih lega. Satu lagi, air laut punya efek penyembuhan. Menyembuhkan duka lara dan penawar hati yang gundah gulana karna nestapa cinta. Melancarkan sirkulasi darah dan meringankan sakit pinggang, rematik dan lain-lain. Banyak deh. Ayo ke pantai.

gabung

IMG_20150823_085254

ayo ke pantai kak…

 

Iklan

12 pemikiran pada “Snorkling Di Tanjung Karang

  1. Ping balik: Jalan-Jalan Ke Palu; Menyaksikan Gerhana Matahari Total | …ingin mengatakan begini dengan cara begitu…

Komentar kamu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s