Lebih Dari Sahabat

two_friends_love

sumber : Google

Tak ada yang namanya sahabat lama, apalagi mantan sahabat. Sahabat tetaplah sahabat. Sahabat itu beda dengan teman lho. Kalau teman ada yang tega makan teman, tapi sahabat nggak doyan makan sahabat sendiri. Teman akan sungkan saat mengkritik kita. Tapi sahabat akan jujur dan terbuka ngasih tahu kesalahan kita.

Sahabat itu meski terpisah jarak dan waktu, sikapnya kepada kita tak akan berubah, tetap hangat. Ngobrol apa saja nyambung, ngomongin hal-hal pribadi, asyik diajak jalan-jalan, ngopi bareng, gak sungkan, gak jaim dan gak perhitungan. Jika sikapnya jadi makin lebay, berarti dia bukan sahabat sejati, tapi SahabatDahsyat. * ye ye la la la…

Ada juga sih sahabat yang karna jarang ketemu, karna terlalu lama berpisah, akhirnya sikap jadi dingin. Kikuk saat bertemu. Beda dengan yang dulu. Ini yang terkadang membuat saya sedih. Rasanya seperti kehilangan seorang sahabat. Tapi saya tak mau menyalahkan siapa pun.

Waktu memang bisa mengubah seseorang. Entah saya yang berubah atau orang lain yang berubah. Hidup memang penuh perubahan. Yang tadinya orang lain bisa berubah jadi sahabat. Sahabat pun tiba-tiba bisa menjadi orang lain. Ini juga bisa terjadi karna perbedaan antara masing-masing orang. Beda cara pandang, beda prinsip, beda pemikiran, beda pilihan saat pilpres kemarin dan perbedaan-perbedaan lain yang sulit dipertemukan. Sebuah perbedaan tak baik jika dipaksakan menjadi sama.

Yang paling menyenangkan adalah ketika persahabatan kita langgeng, bertumbuh menjadi persaudaraan. Bukan cuma kita yang sahabatan, anggota keluarga kita pun juga jadi akrab dengan keluarga sahabat kita.

Saya punya sahabat seperti itu, lumayan banyak. Sahabat di kampung, sahabat pena SMA, sahabat sewaktu kuliah, sahabat di tempat kerja dll. Sahabat yang unik dan menarik. Ini berkah yang luar biasa yang patut disyukuri. Saya beruntung punya sahabat yang saling support, saling membantu menghapus air mata yang jatuh saat ada duka.

Jika Sampeyan punya sahabat seperti ini, bersyukurlah. Pertahankan. Teman boleh datang dan pergi, tapi sahabat sejati selalu di hati. Sebab kebahagiaan adalah jika seseorang menyebut namamu dalam setiap doanya, sedang kamu tidak mengetahuinya.

 

Iklan

Komentar kamu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s