Paralayang; Menaklukkan Rasa Takut

Sebuah kegembiraan buatku, akhirnya bisa terbang paralayang. Sesuatu yang pernah kumasukkan dalam wish list beberapa tahun yang lalu.

IMG_0911

Dari puncak bukit itu aku akan terbang paralayang

IMG_0926

Pemandangan kota palu dari ketinggian 1100 m

IMG_0933

Lokasi take off paralayang. Ada jurang dan gunung di depannya

Ini bukan tentang kenekatan menantang gravitasi. Semua sudah dipersiapkan dengan matang, diperhitungkan secara teliti dan diantisipasi. Ini adalah sebuah keberanian, menguji nyali agar tak mudah ciut, menyingkirkan rasa takut yang sering membuat bergidik.  Karna cepat atau lambat, kita harus menghadapi ketakutan kita. Kita sendirilah yang mampu mengatasi rasa takut. Dan tak sepantasnya kita takut pada selain-NYA.

IMG_0941

Anggota tim mempersiapkan parasut

IMG_0949

Menunda terbang karna tiba-tiba gerimis. Keselamatan tetaplah yang utama

Dari puncak Matantimali, aku terbang, merentas langit tinggi. Melambungkan angan dan harapan. Menyongsong mimpi-mimpi yang masih menggelayut, seraya mengantar doa ke langit ketujuh. Memohon limpahan cinta Sang Maha Kuasa.

IMG_1004

Siap-siap terbang

IMG_1012

Run…run….run….run

IMG_1013

Gagal take off. Mendadak ada angin yang menghempaskan kami.

Di tepi cakrawala, aku meliuk-liuk dalam hening. Melayang di antara awan, bagai desir-desir pasir yang terhempas angin. Bebas. Lepas. Semakin melesat ke angkasa, semakin kusadari bahwa di atas langit masih ada langit. Bahwa di luar sana, masih banyak yang lebih hebat selain kita. Aku jadi tahu, tak seharusnya melangkah di muka bumi ini dengan penuh keangkuhan.

IMG_1018

Berhasil take off dan terbang. Tuhan bersama orang-orang yang mau berusaha

IMG_1026

Menyusuri lereng dan bukit

IMG_1029

Sensasi terbang paralayang, susah diungkapkan

Dari ketinggian, aku melihat bumi terbentang makin indah. Lebih indah dari aslinya. Ternyata jarak yang jauh menciptakan keindahan, mengaburkan segala kekurangan. Ah rupanya mataku sering tertipu kemilaunya dunia. Mudah terpesona pada yang kasat mata.

IMG_1030

Di atas teluk Palu

MEMO0001

Terbang bersama pilot handal (Om Mimi). Peraih medali perunggu kejuaraan paralayang internasional di Vietnam

IMG_1033

Only know you’ve been high when you’re feeling low

MEMO0007

Selfoot

Pada langit biru, aku berguru. Hidup dan matiku hanyalah untuk-MU. Tak selayaknya hidup hanya diam termangu, menggerutu, tanpa berani mencoba yang baru. Keajaiban hidup hanya bisa dipahami saat berani mengambil resiko sembari berserah diri kepada-MU.

IMG_1046

Setelah landing, si mbak ini akhirnya pingsan

IMG_1051

Mbak yang ini berani terbang solo. Sudah lulus kursus

MEMO0010

Landing di lapangan sepak bola

******

NB:
– Lokasi Paralayang berada di Gunung Matantimali, sekitar 45 menit dari pusat kota Palu Sulawesi Tengah. Biaya tandem paralayang sebesar Rp. 350.000,-
– Jika berminat bisa hubungi teman saya, bro Hery 0811 4519 860. Urusan hotel, penjemputan dll dia bisa bantu

 

Iklan

Satu pemikiran pada “Paralayang; Menaklukkan Rasa Takut

  1. Ping balik: Jalan-Jalan Ke Palu; Menyaksikan Gerhana Matahari Total | …ingin mengatakan begini dengan cara begitu…

Komentar kamu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s