Mutiara Sang Alkemis

CEhRM8dUUAERpbj_002

Meski novel Sang Alkemis sudah lama diterbitkan, namun saya baru membaca karya Paulo Coelho itu akhir pekan kemarin. Entah mengapa butuh perjuangan ekstra untuk menyelesaikan buku setebal 200-an halaman itu. Rasanya mata cepat lelah dan sulit konsentrasi. Mungkin karna di era digital sekarang ini, otak kita saya terbiasa membaca informasi-informasi yang pendek dan ringkas via layar gadget. Begitu harus baca buku yang agak tebal dikit, langsung kram otak. Tepar.

Tapi saya tak mau menyerah. Demi membangun kebiasaan membaca yang baik -minimal 6 buku berkualitas pertahun- saya rela bersusah payah. Ditemani bercangkir-cangkir kopi, akhirnya saya berhasil menyelesaikan novel ini dalam dua hari.

Buku ini berkisah tentang kekuatan mimpi seorang gembala bernama Santiago yang berkelana dari Spanyol menuju padang pasir Mesir untuk mencari harta karun di Piramida. Namun perjalanan yang semula untuk menemukan harta duniawi berubah menjadi penemuan harta di dalam diri. Sederhana namun menyimpan kebijaksanaan penuh makna. Sangat menginspirasi.

Di tanah air, kita juga punya novelis-novelis hebat yang karyanya mampu menginspirasi jutaan orang, seperti  Andrea Hirata dengan Laskar Pelangi-nya, A. Fuadi dengan Negeri Lima Menara-nya dan Dhonny Dirgantoro dengan 5cm -nya.

Tak jarang sebuah buku bisa mengubah jalan hidup para pembacanya. Banyak pelajaran berharga dari sana. Sebenarnya tak hanya buku, kita bisa belajar dari mana saja.  Karna setiap tempat adalah sekolah. Setiap orang adalah guru. Dan setiap hari adalah proses pembelajaran.

Berikut ini kata-kata mutiara yang saya stabilo dari novel Sang Alkemis. Semoga bermanfaat.

– Yang membuat hidup ini menarik adalah kemungkinan untuk mewujudkan impian menjadi kenyataan.

– Mimpi-mimpi adalah bahasa Tuhan.

– Dalam  hidup ini, justru hal-hal sederhanalah yang paling luar biasa.

– Orang tampaknya selalu merasa lebih tahu, bagaimana orang lain seharusnya menjalani hidup, tapi mereka sendiri tidak tahu bagaimana seharusnya menjalani hidup sendiri.

– Pada satu titik dalam hidup kita, kita kehilangan kendali atas apa yang terjadi pada diri kita, dan hidup kita jadi dikendalikan oleh nasib.

– Takdir adalah apa yang selalu ingin kau capai.

– Pada saat engkau menginginkan sesuatu, seluruh jagat raya bersatu padu untuk membantumu meraihnya.

– Hukum keberuntungan. Orang yang baru pertama kali main kartu hampir selalu menang. Keberuntungan pemula.

– Jangan pernah berhenti bermimpi, ikutilah pertanda-pertanda.

– Segala sesuatu dalam hidup ini adalah pertanda.

– Tidak ada yang namanya kebetulan.

– Kita takut kehilangan apa yang kita miliki, entah itu hidup kita, harta benda kita, ataupun tanah kita. Tapi rasa takut ini menguap begitu kita memahami bahwa kisa-kisah hidup kita dan sejarah dunia ini ditulis oleh tangan yang sama.

– Kalau sedang makan, hanya urusan makanlah yang kupikirkan. Kalau sedang berjalan, aku konsentrasi pada urusan berjalan. Kalau aku mesti bertarung, mau mati hari apa pun tidak ada bedanya bagiku. Sebab aku tidak hidup di masa lalu ataupun di masa depan. Aku hanya tertarik pada saat ini. Berbahagialah orang yang bisa berkonsentrasi hanya untuk saat ini.

– Masa depan adalah milik Tuhan dan hanya Dialah yang bisa mengungkapkannya, dalam keadaan-keadaan tertentu.

– Kau harus mengerti, cinta tak pernah menghalangi orang mengejar takdirnya.

– Orang dicintai karena dia memang dicinta. Tak perlu ada alasan untuk mencintai.

– Jangan pikirkan yang tertinggal di belakang.

– Hanya ada satu cara untuk belajar, melalui tindakan.

– Di mana hatimu berada, di situlah hartamu berada.

– Rasa takut akan penderitaan justru lebih menyiksa daripada penderitaan itu sendiri.

– Setiap detik pencarian adalah pertemuan dengan Tuhan.

– Saat-saat paling gelap di malam hari adalah saat-saat menjelang fajar.

– Kalau kau punya harta berharga dan kau coba menceritakannya pada orang lain, jarang sekali yang percaya pada ucapanmu.

– Dan siapapun yang campur tangan dalam takdir orang lain tidak akan pernah menemukan takdirnya sendiri.

– Biasanya justru karena takut matilah orang jadi lebih sadar akan hidup mereka.

– Kalau kita berusaha menjadi lebih baik, segala sesuatu di sekitar kita akan ikut menjadi lebih baik.

– Saat kita mencintai, kita selalu berusaha menjadi lebih baik lagi.

– Apa yang terjadi satu kali tidak bakal terjadi lagi. Tapi apa yang terjadi dua kali, pasti akan terjadi untuk ketiga kali.

– Setiap orang di dunia ini, apa pun pekerjaannya, memainkan peran penting dalam sejarah dunia. Dan biasanya orang itu sendiri tidak menyadari.

Iklan

2 pemikiran pada “Mutiara Sang Alkemis

Komentar kamu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s