Paradoks

Makin hari makin banyak paradoks yang mengemuka dalam kehidupan kita. Dan bisa jadi, kita menjadi salah satu bagian dari sebuah paradoks kelam tersebut. Ini dia beberapa contohnya :

1. Kerja mati-matian, lembur siang malam, cari duit sebanyak-banyaknya. Melupakan waktu untuk keluarga, mengabaikan kesehatan. Akhirnya duit yang terkumpul habis untuk biaya berobat agar bisa sehat kembali.

Sekedar info nih ya, orang yang sering lembur, bekerja lebih dari 8 jam sehari hingga larut malam, akan mengalami kombinasi stres, tekanan darah tinggi, serta diet tidak sehat. Tentu saja ini akan memicu resiko terkena penyakit jantung dan stroke hingga 80%.

Padahal, kerja lembur tidak selalu berarti rajin bekerja. Kadang lembur hanyalah alasan untuk main internet, ngrumpi, demi free wifi, free coffee, nasi kotak dan ngadem di kantor. *daripada di rumah kepanasan 🙂

2. Sendiri di tengah kebersamaan. Lagi kumpul di acara keluarga, saat piknik bersama, berkumpul dengan orang-orang tercinta, namun justru asyik dengan smartphone. Menjauhkan yang dekat.

3. Tak sedikit orang pinter yang gelarnya berderet-deret, ternyata justru pelaku kejahatan korupsi. Makin panjang gelarnya, makin dahsyat korupsinya. Mungkin ada yang salah dengan pendidikan kita.

4. Indonesia, negeri dengan tingkat korupsi terparah, ekonominya justru tumbuh 14 kali lipat lebih tinggi dari negara zero corruption (Denmark). Hasil korupsi dibelanjakan untuk menggerakkan sektor riil, untuk beli rumah, beli mobil, buat liburan, beli akik, beli pensil alis dan buat spa di salon.

5. Ikutan demo anti USA, berkoar-koar mengutuk kezaliman Yahudi. Pas rehat, pada kisruh rebutan nasi kotak KFC dan Coca Cola. Ngata-ngatain anggota DPR tukang korupsi, ternyata kwitansi nginap di hotel  di-mark up.

6. Banyak para LDR-ers yang mesra-mesraan lewat telpon, ceting. Saling sapa, saling mengingatkan sudah makan belum, lagi ngapain etc…giliran pas ketemuan berantem.

7. Budi Hartono, orang terkaya Indonesia, pemilik Grup Djarum. Tapi dia tak pernah merokok. Jutaan rakyat Indonesia yang kurang sejahtera, lebih memilih membeli rokok sebungkus daripada beli daging dan telur untuk lauk keluarganya. Ada juga yang setelah berolah raga, futsal, jogging, sepedaan trus ngrokok.

8. Cewek-cewek cantik nan seksi justru memilih pasangan para pria gendut. Sebuah kenyataan yang sangat memilukan. Pria yang sixpack kebanyakan maho sih.

9. Tempe yang katanya makanan rakyat kecil, ternyata kedelainya diimpor dari luar negri. Beras, jagung, bawang, HP…semuanya impor.

10. Tingkat bunuh diri banyak terjadi di negara-negara yang paling happy di dunia. Korea 43,7 kasus per 100.000 orang dan Jepang 49,5 kasus per 100.000

11. Saat di tempat kerja begitu ramah dan sopan sama klien, tapi kalau di rumah sama anak istri justru gualak banget.

12. Pasangan resmi jauh lebih cantik, lebih ganteng dari pada selingkuhannya.

13. Baru sehari di Jakarta ngomongnya sudah lu gue. Yang Betawi asli malah ndak gitu-gitu amat.

14. Smart phone dengan harga mahal, fitur digunakan hanya 30%.

Hmmm… apa lagi ya?

Iklan

Komentar kamu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s