Bahagia Itu Sederhana

mom-i-can-cycle

Pagi tadi saya nekat menembus hujan menuju tempat kerja. Saya biarkan rintiknya membasahi sekujur tubuh. Dingin menusuk. Tapi gak tahu kenapa, rasanya kok seneng banget. Mungkin karna hujan itu indah dan romantis.

Begitulah, saya selalu merindukan hujan. Kadang hanya berdiam diri di balik jendela, melamun, menatap setiap tetesan hujan yang deras mencumbui bumi. Menikmati harum petrichor, membiarkan kenangan-kenangan lama hadir kembali sembari sesekali berkhayal.

Tak hanya hujan, buat saya banyak momen-momen sederhana yang menghadirkan kebahagiaan. Tak harus mewah dan mahal. Momen-momen yang kadang kita abaikan kehadirannya. Inilah beberapa momen yang membahagiakan buat saya :

# Menemani istri berbelanja ke pasar. Bertemu penjual sayuran yang sudah renta, melihat ikan-ikan segar, berjinjit-jinjit menghindari becek dan merasakan bau apek khas pasar tradisional.

# Menelepon sahabat lama yang ada di seberang pulau. Sekedar berbasa-basi nanyain kabar, ngobrolin pekerjaan atau tentang gosip-gosip terbaru. “Eh sekarang si itu lagi anu lo” | “He eh, aku sudah dengar” . *dan bapak-bapak pun bergosip

# Saat memberi jatah uang bulanan ke istri. Kemudian tangan saya dikecup sembari berkata “Makasih mas”. Saya merasa jadi lelaki paling beruntung sedunia.

# Ketika melihat si kecil bisa sholat sendiri, tanpa harus dipaksa-paksa. Selain menggetarkan hati, momen ini benar-benar menyejukkan pandangan.

# Sarapan di atas kasur, ngopi sambil dengerin musik dan baca buku.

# Pulang kerja disambut anak-anak yang berebut naik motor keliling kompleks. Senyum dan gelak tawa mereka, menjadi energi yang tak pernah habis.

# Bercengkerama dengan anak istri, menghabiskan malam sambil menatap langit, menghitung bintang gemintang.

# Sewaktu antrian di kasir panjang banget, tiba-tiba ada satu kasir tambahan yang buka. Dan saya dapat antrian pertama di situ.

# Bersepeda menikmati udara pagi, mengunjungi tempat-tempat yang belum pernah didatangi.

# Piknik ke pantai, berenang bersama keluarga

# Kumpul sama teman-teman, makan-makan. *apalagi kalau dibayarin

# Akhir pekan gak ada tugas lembur dari kantor

# Menyaksikan MU yang merangsek ke papan atas EPL, sementara Liverpool di tangga bawah selalu berkata “next year is our year” :-p

dan masih banyak lagi….

Karna kebahagiaan itu lahir dari dalam jiwa, saya yakin, Anda juga bisa menciptakan momen-momen yang jauh lebih membahagiakan.

Iklan

8 pemikiran pada “Bahagia Itu Sederhana

  1. paling ga tega melihat penjual sayuran yang sudah renta mas, di kampung saya juga ada. dan saat kita menolong sebenarnya kita menumbuhkan energy positif dalam diri berupa kebahagian. maka ada baiknya kita lebih sering menolong agar semakin banyak energy positif yang muncul

  2. Ping balik: Eng Ing Eng.. | For The First Time and Forever

  3. Ping balik: Kebaikan Tak Pernah Salah Sasaran | …ingin mengatakan begini dengan cara begitu…

Komentar kamu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s