Habiskan Jatah Gagalmu

Pernah gagal? Gagal apa saja deh. Gagal menurunkan berat badan, gagal dapat beasiswa, gagal nyobain resep baru, gagal nyaleg, gagal menyunting pujaan hati sampai gagal move on. Padahal usaha sudah maksimal, sayang hasilnya minimal.

Bagaimana rasanya?
Sedih… pastilah
Kecewa… tentu
Malu…. apalagi yang ini.
Rasanya pengen ada seseorang yang memeluk dan mengusap air mata kita. *puk puk puk

Tapi karna orang lain juga sibuk dengan urusannya sendiri dan tak sempat menenangkan hati kita yang remuk redam, mari menghibur diri sendiri. Biar tak terlalu lama tenggelam dalam kegagalan.

Jadi begini, yang namanya kegagalan itu biasa, bukan akhir dari segalanya. Bukan pula cobaan maha dasyat yang harus diratapi berhari-hari. Ndak perlu pamer kesedihan agar dikasihani, seolah-olah kita ini orang yang paling menderita. Pemerintah yang isinya orang-orang hebat saja juga gagal. Gagal mensejahterakan rakyatnya, gagal bikin kurikulum. Apalagi kita.

Semua orang pernah gagal, karna memang masing-masing punya jatah untuk gagal. Semakin cepat jatah gagal itu dihabiskan di usia muda, semakin bagus. Keberhasilan akan segera menghampiri. Jika ada orang yang tak pernah gagal, bisa dipastikan orang itu adalah orang yang tak pernah berjuang.

Cobalah baca kisah tokoh-tokoh besar. Gak usah jauh-jauh deh, lihat tetangga kita yang sakseis. Dan kita pun akan tahu, bahwa mereka adalah orang-orang yang pernah gagal, kemudian bangkit, memperbaiki diri, bekerja keras dan berhasil membalikkan keadaan.

Jika belum bisa berdamai dengan kegagalan, tak ada salahnya berkumpul dengan orang yang gagal. Belajar dari orang yang gagal, agar kita tahu jalan yang salah yang harus dihindari. Berguru pada orang sakses supaya kita tahu jalan yang benar. Saat sesama orang gagal bertemu dan membicarakan indahnya keberhasilan, maka setidaknya mereka akan bahagia, walau absurd.

Yang paling penting, kalau Anda gagal, jangan pernah ngajak-ngajak atau mendoakan teman kantor, sahabat, saudara dan tetangga untuk gagal juga. Doa kembali kepada yang mendoakan lho. Karena ada orang yang jika mengalami kegagalan, maka semua orang juga harus gagal. Baginya, gagal bersama adalah kegembiraan. Jangan seperti itu.

Pada akhirnya, sukses dan gagal itu pemberian dari Yang Maha Kuasa. Selalu ada pembelajaran di balik kegagalan. Tugas kita adalah berusaha maksimal dengan penuh kesungguhan sembari bermunajat. Andai gagal di satu hal, percayalah ada skenario dari langit yang lebih baik yang disiapkan untuk Anda.

Iklan

Satu pemikiran pada “Habiskan Jatah Gagalmu

  1. Ping balik: Menikmati Sebuah Proses | …ingin mengatakan begini dengan cara begitu…

Komentar kamu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s