Abu Jahal Pun Berjubah

Melihat bentrok antara FPI dengan anggota kepolisian di televisi, saya jadi miris. Nggak wakil rakyatnya, gak aparatnya, gak rakyatnya kok hobi banget berantem. Emang kalau sudah baku pukul, selesai semua urusan. Enggak kan. Saya jadi kepikiran, yang suka kelahi, bikin ribut di sini, kirim aja ke Palestina. Suruh mereka tawuran sama Israel. Berjihad di sana. Pahalanya lebih gede. Hayo…berani nggak.

Saya gak benci FPI, saya gak mau membenci siapapun. Karna kebencian kita kepada suatu golongan, justru membuat mereka semakin militan, semakin merasa berada di jalan yang benar. Saya hanya ingin menyampaikan, demo menolak si A; gak setuju sama si Anu; tak  sependapat sama koalisi itu; beda hari raya sama pemerentah; boleh-boleh saja. Tapi kalau sudah pakai lempar batu dan kotoran, merusak fasilitas umum, membuat keresahan di masyarakat, itu gak baik, lebay banget bro. Itu cara-cara preman. Masih banyak cara santun yang bisa ditempuh.

Jika kita tak mau dipimpin sama orang semacam A, kenapa gak kita saja yang maju pas Pilkada. Bikin partai sendiri. Kalau suka kesel sama anggota dewan, ya udah 2019 kita ramai-ramai nyaleg. Ini langkah lebih nyata, daripada sekedar menghujat dan bikin onar.

Terakhir, ada sebuah renungan buat kita semua. Bukanlah pakaian dan ucapan yang menunjukkan tingkat kesolihan kita. Tapi sikap dan perilakulah, sesuai atau tidak dengan ajaran agama. Karna pribadi yang baik selalu mampu bersikap baik dalam kondisi apapun. Saat di tempat ibadah, saat antri BBM, saat terjebak macet, pun pula saat kehujanan.
Semoga kita mampu menjaga akhlak agar senantiasa dicintai penduduk langit dan penduduk bumi. Karna Abu Jahal pun dulu juga berjubah…

Iklan

Komentar kamu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s