What’s In a Name?

adek akak

“What’s in a name? That which we call a rose by any other name would smell as sweet.” ~ Shakespeare

Selain kerap bertukar kertas binder, anak saya juga suka menulis diary. Isinya gak macem-macem, cuma biodata teman-teman dan gurunya. Ada juga beberapa puisi. Saya pernah dipaksa mengisi buku kecil bergembok itu. Nulis nama, warna favorit, makanan kesukaan, cita-cita dan penyanyi idola 🙂

Saya tertegun saat melihat nama teman-temannya di buku itu. Ada Felika, Keisha, Brian, Nabila, Laura, Salsabila, Rio, Farah, Angel, Aufa. Nama anak sekarang terdengar lebih keren dan futuristik. Emang nama yang baik harus kearab-araban, kebarat-baratan gitu ya?

Beda banget dengan nama teman sekolah saya dulu. Bambang, Agus, Iwan, Widodo, Nungki, Sri Lestari, Rini, Yayuk, Puji. Apalagi kalau dibandingkan dengan nama-nama di jaman orang tua kita. Supoyo, Sugiono, Suratman, Arjo Sarkam, Sanidin, Tukiyem. Terkesan ndeso. Beda generasi ternyata beda nama ya.

Tapi saya yakin di balik semua nama-nama itu, ada sebuah doa. Ada harapan. Tak mungkin orangtua memberi nama yang buruk untuk buah hatinya. Urusan nama itu terdengar jadul atau aneh, itu hanya persepsi kita. Yang penting nama itu tak punya makna buruk. Tak perlu diledekin. Jangan pula memanggil dengan julukan yang tak disukai si pemilik nama. Si item, si kribo dll.

Sebenarnya tugas orang tua tak hanya berhenti di pemberian nama. Yang tak kalah penting adalah bagaimana mendidik, mengasuh, mengantarkan anak-anak menjadi pribadi yang bermanfaat bagi diri mereka dan sesama. Indah di nama, elok di pekerti.

Betapa banyak, nama-nama yang mempunyai makna mulia ternyata berperangai buruk. Sebagian orang mengatakan keberatan nama. Lalu….salahkah memberi nama yang begitu indah? Tidak, sekali-kali tidak. Jangan salahkan namanya.Yang salah adalah proses setelah pemberian nama. Mungkin di pengasuhan, pendidikan atau lingkungan si empunya nama.

Ada juga yang sering sakit, akhirnya ganti nama. Berharap agar sehat. Kalau cuma ganti nama tanpa memperhatikan asupan gizi, tidak menjaga pola hidup dengan baik, tidak mau olahraga, ya sama juga bohong.

Selamat hari Senin kawan. Kira-kira kalau punya anak mau dikasih nama apa?

Iklan

Komentar kamu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s